LUWU TIMUR, BKM–Salah satu kader senior Partai Golkar di Luwu Timur yakni Aripin hampir pasti memimpin beringin dikampung halamannya.
Hal itu karena sejak sebulan lalu Aripin mendapat diskresi dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar sebagai prasyarat untuk maju di musyawarah daerah (musda) nanti.
Ketua DPD I Golkar Sulsel, Taufan Pawe (TP) menegaskan bahwa musda Golkar Luwu Timur akan dituntaskan dalam waktu dekat. Sedikitnya dua daerah yakni Lutim dan Parepare.
“Kan sisa dua daerah, Lutim dan Parepare. Kita akan tuntaskan dalam waktu dekat yakni awal November. Setelah HUT Golkar,” kata TP, Kamis (21/10).
Menurutnya, musda Luwu Timur yang sempat tertunda karena satu dan lain hal, namun dirinya menegaskan akan tetap melanjutkan musda dengan agenda pembahasan dan penetapan Aripin sebagai ketua karena telah mengantongi diskresi.
TP menjelaskan bahwa adapun riak-riak hingga timbul kerucuhan yang menyebabkan musda ditunda. Akan tetap hal itu tidak mengurangi kelanjutan musda, karena panitia akan melanjutkan agenda yang tertunda.
“Musda di Lutim nanti adalah musda lanjutan, karena kemarin hanya di tunda dalam waktu yang tidak di tentukan nanti akan dilanjutkan musdanya apapun hasilnya mesti diterima,” jelasnya.
Ketua MKKGR itu berpandangan bahwa. Terkait musda yang belum selesai itu, DPD I akan memakai metodelogi taktis, artinya musda itu tidak bisa gagal dan tidak selesai berhubung karena ada riak-riak kecil.
“Makanya dicoba menenangkan situasi terlebih dahulu. Gejolak yang muncul itu bahagian kecintaan kader kepada partainya. Insya Allah DPD II Lutim akan musda bulan ini selesai atau awal bulan depan,”janjinya.
Diketahui, DPP Golkar telah mengeluarkan diskresi untuk Aripin untuk memuluskan langkahnya sebagai Ketua DPD II Golkar Luwu Timur periode 2021-2026.
Namun, dalam pelaksaan musda tersebut, DPD I Golkar Sulsel menunda kegiatan itu karena terjadi keributan.
Dengan begitu, Aripin yang juga anggota DPRD Lutim berpeluang besar mengalahkan rivalitasnya, Mahading karena mereka berdua belum cukup lima tahun menjadi kader Golkar.
Selain nama Aripin yang diusulkan ke DPP untuk menjadi pimpinan DPRD ada juga nama Wahidin Wahid dan Heriyanti Harun. Mereka telah mengikuti tahapan uji kelayakan di DPD I Golkar Sulsel beberapa bulan lalu.
Wakil Sekretaris DPD I Golkar Sulsel, Zulham Arief membenarkan jika diskresi tersebut didapatkan oleh Aripin dan itu sudah diperlihatkan seluruh kader Golkar Lutim saat pembuka musda berlangsung.
“Memang pak Aripin dan Mahading kita usulkan (dapat diskresi). Tapi hanya diskresi untuk Arpin yang keluar,” singkatnya. (rif)

