SOPPENG, BKM–Anggota Dewas Perwakilan Rakyat (DPR) RI DR HM Aras bersilaturahmi dikediaman mantan Kapolda Sulsel Irjen Pol (Purn) Burhanuddin Andi di kediamannya yang terletak di kabupaten Soppeng, Selasa (26/10).
Usai menunaikan sholat magrib, HM Aras yang juga mantan ketua DPW PPP Sulsel ini menemui sang jenderal dan disambut dengan penuh rasa kekeluargaan.
Tak hanya itu, sang jenderal lalu mengajak HM Aras untuk makan malam dengan menu khas Soppeng seperti barobbo, roti berre dan pallubutung.
Pertemuan keduanya juga banyak mengenang masa lalu, mulai perjalanan mengejar pendidikan ditengah keterbatasan.
Meski keduanya terpaut usia 11 tahun, HM Aras yang terbilang lebih muda dari Sang Jenderal itu ternyata memiliki kesamaan pola pikir yang visioner.
Ketika pendidikan sudah dicapai dengan sangat baik, maka tugas selanjutnya ialah bagaimana ia dapat mengoptimalkan semua potensi dan sumber daya yang ada untuk seluruhnya dicurahkan sebaik-baiknya kepada masyarakat.
“Prinsip dasar dalam hidup ‘Khairunnas anfa’uhum linnas yang artinya sebaik-baiknya manusia ialah mereka yang memiliki manfaat bagi manusia lainnya, menjadi tolak ukur ikhtiarnya,”ujar HM Aras.
Jang jenderal juga masih ingat ketika HM Aras adalah seorang penjahit yang berhasil “mengukur” pakaiannya para petinggi negeri, yang secara bertahap dengan kemampuan komunikasi, diploma dan ketekunan yang dimiliki, ia berhasil mencapai tahap klimaks sebagai pengusaha jahit di Sulsel. Tidak ada yang tidak mengenal “Emerald” miliknya. Kualitas dan komitmen dalam berbisnis mampu dipertahankan hingga kini.
HM Aras juga sering melakukan diskusi kecil dengan Sang Jenderal sejak dulu, meminta nasihat dan wejangan seolah sudah menjadi kebiasaan baginya. Dimasa purnanya, sosok Sang Jenderal merupakan guru politik sekaligus guru kehidupan bagi HM Aras.
Pesan utama yang terucap darinya dikala mengenang seorang HM Aras sebelum menjadi wakil rakyat di DPR RI ialah jangan pernah merubah karakter ulet, bijaksana, sikap legowo dan yang paling penting sabar dalam menghadapi setiap persoalan harus senantiasa ditancapkan. Karena menurut Sang Jenderal, sebagai seseorang yang memilih karir politiknya di PPP yang sarat akan nilai-nilai agama harus dijadikan sebagai pedoman hidup.
Burhanuddin Andi berpesan kepada HM Aras yang saat ini mendapat mandat dari masyarakat di dapilnya sebagai Anggota DPR RI, harus benar-benar mampu memanfaatkan sumber daya yang dimiliki demi kepentingan rakyatnya. Ia harus mampu melakukan sentuhan-sentuhan langsung yang bukan hanya sekedar materiil semata, karena diantara masyarakat sekitar kita masih banyak pula yang berharap kehadiran wakil rakyatnya mampu mendengar dan menjadi solusi bagi setiap masalahnya.
“Tidak hanya untuk mencapai target 2024, kesungguhan dari hasil kerja yang nyata kepada masyarakat, tentu dengan sendirinya akan membuka peluang karir yang lebih besar sehingga apabila mandat rakyat itu berlanjut, bukan suatu hal yang mustahil apabila seorang Muhammad Aras bisa melanjutkan karirnya sebagai wakil rakyat,”jelas Burhanuddin Andi. (rif)

