RANTEPAO, BKM –Puncak HUT Partai Golkar ke-57 dilaksanakan, Sabtu (13/11), di lapangan Bakti Rantepao.
Meskipun diguyur hujan, Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel, H Taupan Pawe (TP), tetap bersemangat turun ke tengah lapangan berorasi politik. TP didampingi pengurus DPD I, DPD II, AMPG dan KPPG.
Mengawali orasi politiknya, TP akui kinerja ketua panitia pelaksana HUT Golkar, John Rende Mangontan (JRM), dan Bupati Toraja Utara, Johanis Bassang (Ombas).
Pasalnya diluar dugaan kedua kader tulen Golkar ini piawai mengemas berbagai rangkaian acara HUT, dan hari ini kembali buktikan mampu hadirkan kader dan simpatisan partai berlambang beringin rindang padati lapangan Bakti Rantepao.
Taufan Pawe akui, dinamika politik partai Golkar telah melewati tiga zaman, orde lama, orde baru, dan orde reformasi.
Namun di orde reformasi Golkar belum pernah menang di Pemilu, sehingga menyongsong Pilpres, Pileg, dan Pilkada tahun 2024 partai Golkar sudah bulat mengusung ketua umum (Ketum) Airlangga Hartarto calon presiden sesuai hasil Munas.
Menurut TP menangkan Pemilu tidak mudah sebab ditentukan kerja politik para kader dan legislator meraih hati rakyat.
Saya sudah tidak ragukan Tana Toraja dan Toraja Utara lumbung suara Golkar. Namun kemenangan dan kesuksesan dirawat dan dipelihara dengan baik, sebab Toraja ini unik dan spesifik. Berinteraksi merebut hati masyarakat Toraja juga punya cara tersendiri, beber TP.
Kerja politik semua kader paramater kemenangan Golkar di kontestasi politik. Partai Golkarpun memiliki kader milenial calon pemipin yang mumpuni. Saya yakini perjuangan keras kader disertai tetesan keringat, kami garansi partai akan dorong calon pemimpin tanpa mahar.
Militansi kader kerap turun lapangan menyapa masyarakat nilainya sangat berarti kepada partai, karena berdampak positif elektabilitas organisasi, pungkas Taupan Pawe (agus).

