GOWA, BKM — Untuk mengoptimalkan pelaksanaan vaksinasi Covid-19, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa mengeluarkan satu unit kendaraan operasional mobile untuk pelayanan vaksinasi, antigen hingga PCR laboratorium Covid-19.
Kendaraan yang dinamai Combat Car Mobile Vaccine, Antigent, PCR Laboratorium Covid-19 ini difasilitasi sarana vaksin dan lab mini untuk pelayanan mobile dimanapun dilakukan kegiatan vaksinasi, antigen dan PCR masyarakat nanti. Mobil Toyota Hiace Conmuter jenis minibus ini merupakan pengadaan Pemkab Gowa melalui Dinas Kesehatan Gowa dengan anggaran tahun 2021 sebesar Rp3,5 miliar.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gowa, dr Hasanuddin, saat dikonfirmasi BKM, Rabu (17/11), usai seremoni penyerahan Combat Car ini mengatakan, kendaraan tersebut akan dipakai khusus sebagai kendaraan operasional mobile penanganan vaksinasi Covid-19, antigen serta PCR di lapangan.
Keistimewaan Combat Car ini karena siapapun masyarakat yang mau melakukan vaksinasi Covid-19 atau mau rapid antigen atau PCR sisa melongokkan kepala dan wajahnya atau lengannya di kaca jendela khusus Combat Car tersebut dan beberapa menit menunggu hasilnya saja dan langsung diserahkan petugas dalam Combat Car tersebut.
”Jadi kalau selama ini pelayanan vaksinasi ataupun rapid antigen dan PCR kita harus lakukan di tempat atau gerai khusus vaksin dan lainnya, maka melalui Combat Car ini masyarakat sisa dilayani secara simple saja. Dan kendaraan ini akan mobile di mana saja, semisal ada kegiatan kunjungan pak Bupati Gowa di sebuah wilayah terpencil dan disana diharuskan melakukan rapid, PCR atau sekalian vaksinasi maka masyarakat sisa membawa KTPnya dan akan dilayani mobile oleh tiga petugas yang sudah dilatih khusus untuk operasional Combat Car ini,” jelas Hasanuddin.
Dikatakan, Combat Car ini sangat steril. Sehingga tidak diperkenankan siapapun masuk ke dalam mobil kecuali tiga petugas yang dikhususkan mengoperasikannya.
”Bahkan pintunya pun menggunakan kartu khusus bagi petugasnya. Jadi tidak sembarang orang bisa masuk, termasuk saya (kepala dinas). Mobil ini harganya tidak terlalu mahal namun yang membuat mahal adalah isinya. Dalam mobil ini ada mesin PCR, ada lab mini medis, ada autoclave (tempat mensterilkan kuman) dan vacuum box (untuk limbah medis) serta komputerisasi aplikasi. Semuanya jadi satu rangkaian sehingga harga pengadaannya menjadi sangat mahal,” tambah Hasanuddin.
Dikatakan, Combat Car ini akan segera dioperasionalkan begitu aplikasinya sudah diconnectkan dengan sistem yang dipakai dalam ruang Combat Car tersebut. Terkait biaya pengadaan Combat Car sebesar Rp3,5 miliar ini dibenarkan Kadis Pengelolaan Keuangan Daerah Kabupaten Gowa, Abd Karim Dania.
”Iya betul nilai pengadaan kendaraan mobile milik Dinkes tersebut sebesar Rp3,5 miliar. Kami bayarkan sesuai isi tagihannya,” jelas Abd Karim Dania singkat.
Terpisah, Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman meminta seluruh pemerintah kabupaten dan kota termasuk Pemkab Gowa untuk gencar melakukan vaksinasi Covid-19. Hal ini ditegaskan Andi Sudirman di sela kehadirannya pada peringatan Hari Jadi Gowa (HJG) ke-701 di halaman kantor bupati Gowa, Rabu siang (17/11).
Menurut Andi Sudirman Sulaiman, meski pandemi Covid-19 saat ini sudah melandai di semua kabupaten kota atau keseluruhan wilayah Sulsel, namun dirinya tetap meminta para bupati maupun walikota untuk tetap dan terus mengedukasi masyarakatnya agar tetap disiplin memakai masker dan menerapkan protokol kesehatan.
”Pandemi Covid-19 saat ini masih mendera meski kasusnya setiap hari sudah menurun. Alhamdulillah. Namun meski demikian, kita tetap tidak boleh lengah. Penerapan prokes harus ditingkatkan. Selain itu vaksinasi harus terus digenjot agar cakupan 70 persen vaksinasi bisa segera terwujudkan. Herd immunity atau kekebalan kelompok akan mampu menghalau penyebaran covid-19. Karena itu saya imbaukan masyarakat jangan lengah, tetap disiplin prokes. Dan kepada pemerintah daerah agar terus mengebut vaksinasi,” imbau Plt Gubernur Sulsel.
Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan, di momen peringatan HJG tersebut, mengatakan, hingga saat ini kasus Covid-19 tetap 0 (nol). Meski begitu, vaksinasi tetap terus dilakukan di semua wilayah kecamatan di Gowa.
”Dalam vaksinasi Covid-19 ini, upaya dan kerja keras memang masih diperlukan oleh semua pihak agar bisa mencapai target kekebalan kelompok 70 persen dari total populasi penduduk di Gowa ini bisa tercapai. Kita berharap momen hari jadi ini membuat kita tangguh dari ancaman krisis multidimensi akibat covid-19,” ” kata Bupati Gowa Dr Adnan Purichta Ichsan. (sar)

