pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Sejahterakan Pesantren, ACT Salurkan Bantuan Bibit Sayuran dan Ikan Nila

GOWA, BKM — Pangan adalah kebutuhan dasar manusia yang paling utama dan pemenuhannya merupakan bagian dari hak asasi manusia. Tingkat kelaparan Indonesia di tahun 2021, menurut Global Hunger Index (GHI), menempati urutan ketiga tertinggi di Asia Tenggara. Indonesia mendapatkan skor indeks sebesar 18 poin atau termasuk dalam level moderat. Skor ini telah berada di atas rata-rata global yang sebesar 17,9 poin.

Menyikapi hal itu, lembaga kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT) berikhtiar dalam memerangi krisis kelaparan yang terjadi di Indonesia, khususnya bagi masyarakat prasejahtera. Hal ini juga sering didapati di pondok pendidikan pelosok, yaitu pesantren prasejahtera.

Bantuan berupa bibit pangan kembali disalurkan di Pondok Pesantren Markaz Tarbiyah Amal Jamaatul Muslimin, Kelurahan Cikoro, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Gowa, Provinsi Sulawesi Selatan.

Pimpinan pondok, Ustas Hamid mengatakan ini akan menjadi solusi pemenuhan pangan bagi pondok yang selama ini hanya mengandalkan belas kasih dari orang lain. “Di pesantren kami anak-anak kadang hanya makan nasi dengan kerupuk. Bantuan bibit pangan dari pemberdayaan ACT sangat membantu dalam memenuhi kebutuhan pangan santri ke depannya,” ujar Ustas Hamid sesaat setelah menerima bantuan dari tim ACT, Selasa, 23 November 2021.

Pemberdayaan ekonomi masyarakat prasejahtera yang dilakukan secara mandiri akan menjadi solusi kesejahteraan bagi masyarakat itu sendiri. Terlebih lagi untuk mendukung proses belajar generasi bangsa di pondok pesantren yang mengalami krisis pangan.

”Aksi yang kami lakukan kali ini adalah pendampingan pemberdayaan pondok pesantren prasejahtera. Bantuan di dalamnya berupa bibit pertanian sayur-sayuran yang akan ditanam di atas lahan seluas 0,5 hektare milik pondok. Selain itu, ada juga bantuan bibit ikan nila yang juga akan dikelola oleh pesantren tersebut untuk pasokan pangan pesantren ke depannya,” terang Firman, Koordiantor Implementator ACT Sulsel.

”Kita perlu bantu mereka. Asupan gizi generasi penerus bangsa harus terpenuhi dengan baik. Terlebih lagi adik-adik yang tergolong prasejahtera sedang melakukan pendidikan di pondok pesantren, salah satunya pondok yang ada di Gowa ini,” tambah Firman.

ACT juga mengajak sahabat dermawan untuk mewujudkan mimpi Ibu Hastuti dengan menghadirkan rumah ngaji layak untuk santri dengan berdonasi melalui link https://makassar.indonesiadermawan.id/RumahNgajiBuHastuti. Untuk info lebih lanjut dapat menghubungi ACT Sulsel ke nomor 0411 898 6113 / 0821 9224 1414 atau melalui instagram@act_sulsel. (rls)



×


Sejahterakan Pesantren, ACT Salurkan Bantuan Bibit Sayuran dan Ikan Nila

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link