MEMASUKI penghujung tahun 2021, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa bersama instansi vertikal lainnya terus melancarkan kegiatan vaksinasi covid-19. Bahkan, Pemkab bersama Forkopimda menyepakati pelaksanaan vaksinasi di seluruh pelosok Gowa baik di pedesaan maupun perkotaan dengan target 8.000 dosis setiap hari.
Laporan: Saribulan
Salah satu institusi non pemerintah yakni Kodim 1409 Gowa hingga kini gencar memfasilitasi pelaksanaan vaksinasi di Gowa. Seperti kegiatan vaksin di wilayah Kecamatan Somba Opu (perkotaan) dikawal Koramil 01/Kodim 1409 Gowa.
Bahkan, untuk mengoptimalkan pelayanan vaksinasi apalagi di musim hujan ini, pihak Koramil Somba Opu menjemput warga dari rumahnya dan membawanya ke tempat layanan vaksinasi.
Plt Danramil 01/Kodim 1409 Gowa, Kapten Inf Syaiful, mengatakan, untuk mendorong percepatan cakupan vaksinasi di wilayah Kabupaten Gowa, pihaknya melakukan gerak cepat dan sistem jemput bola. Bahkan layanan vaksinasi tidak hanya dilakukan siang hari tapi juga malam hari.
”Peningkatan signifikan tentu akan dicapai jika semua langkah dilakukan secara
maksimal. Termasuk menambah jam layanan vaksinasi. Kita berencana akan menambah waktu pelayanan. Jadi kita juga buka di hari Minggu, jadinya setiap hari. Dan juga kita pun lakukan di malam hari,” kata Kapten Inf Syaiful, Senin (6/12).
Diakui perwira yang juga menjabat sebagai Pasi Ops Kodim 1409 Gowa, penambahan waktu layanan dan penambahan jumlah tenaga kesehatan atau vaksinator agar percepatan target cakupan vaksin 70 persen dapat terpenuhi sebelum akhir Desember.
”Langkah ini tentunya akan berdampak pada peningkatan jumlah partisipasi dan kesadaran masyarakat. Selain menambah jam layanan, jumlah nakes kami juga membantu percepatan dengan mengantar jemput warga yang mau vaksin. Kami siapkan armada mobil operasional sehingga masyarakat bisa datang ke tempat vaksin meski hujan turun,” tambah Kapten Inf Syaiful.
Selain Koramil Somba Opu, hal sama juga dilakukan delapan Koramil lainnya di kecamatan-kecamatan. ”Jadi selain roda empat, kendaraan roda dua juga (sepeda motor) kita siapkan (milik Koramil masing-masing di kecamatan) dan para Babinsa mengantar jemput warga khususnya yang sudah lansia. Harapan kita dengan cara begini adalah untuk percepatam sehingga target 70 persen bisa segera kita capai,” kata Pasi Ops Kodim 1409 Gowa ini.
Kapten Inf Syaiful menyampaikan rasa syukurnya. Karena sejak kebut vaksinasi di bulan Desember dilakukan sejak awal, maka setiap hari terdata sebanyak 1.700 jiwa yang datang ke area vaksin yang disebar di beberapa titik di wilayah Kecamatan Somba Opu.
”Alhamdulillah, dengan gerakan ini di Somba Opu kita layani rerata 1.700 orang perhari. Langkah ini tentu juga akan memberikan peningkatan pada seluruh wilayah lainnya. Karena para Danramil bersama para Babinsa melakukan hal yang sama untuk
percepatan ini,” jelas Kapten Inf Syaiful.
Disebutkan, untuk tenaga kesehatan (nakes) yang melayani vaksinasi dibackup sebanyak kurang lebih empat tim masing-masing tim berisi 10 orang. Backup nakes ini, masing-masing dari klinik Wira Kodim empat tim, dari Kesdam empat tim, dari Rindam satu tim, selebihnya dari Dinas Kesehatan Gowa dan Polres Gowa.
Terkait soal stok dosis vaksin, Kapten Inf Syaiful menegaskan bahwa stok masih dalam kondisi aman. Bahkan saat ini masih tersedia stok vaksin sekitar 30 ribu dosis. ”Untuk stok vaksin, saat ini masih ada 30 ribu dosis tersedia. Kita juga telah meminta bantuan stok vaksin dari beberapa institusi seperti dari Divisi 3 Kostrad dan TNI AL. Semua ini masih dalam kondisi aman terjaga,” kata Kapten Inf Syaiful.
Terpisah, Danramil 02/1409 Parangloe, Kapten Inf Abd Rahman, mengatakan,
untuk mempercepat cakupan vaksinasi diwilayahnya, antar jemput warga pun kini jadi prioritasnya.
”Perhari itu, kita jemput sekitar 25 sampai 30 orang warga. Mereka kita bawa ke tempat pelayanan dan merekapun vaksin. Jumlah warga terjemput ini sesuai kapasitas mobil operasional yang kita gunakan. Dari program percepatan ini, rata-rata jumlah yang kita
layani perhari berkisar 300 hingga 500 orang. Kita maksimalkan peran Babinsa untuk menggugah kesadaran dan mengedukasi warga tentang pentingnya vaksinasi dilakukan,” kata Kapten Abd Rahman.
Dandim 1409 Gowa, Letkol Inf Prasetyo Ari Wibowo, mengatakan, Kodim 1409 Gowa akan melakukan berbagai upaya untuk percepatan vaksinasi ini. ”Dengan sistem antar jemput warga ke tempat layanan vaksin ini, telah mendongkrak jumlah mayarakat Gowa tervaksin. Kami akan teus mengajak masyarakat dan mengedukasinya agar kesadaran untuk vaksin muncul. Semua itu diharapkan agar ke depan Gowa sudah herd immunity (kekebalan kelompok),” papar Dandim Letkol Inf Prasetyo Ari Wibowo.
Sejumlah warga yang mendapatkan fasilitas layanan natar jemput mengaku senang. Selain dapat vaksin gratis, mereka juga pergi vaksin tanpa keluarkan ongkos transportasi.
”Alhamdulillah ini berkah di musim hujan. Kita dapat pelayanan yang baik dari bapak-bapak tentara. Terimakasih pak TNI,” kata Rosmina, warga Somba Opu.
Warga lain yang memanfaatkan layanan vaksin gratis pemerintah maupun institusi vertikal lainnya seperti Muh Said Dg Rumpa, warga Kelurahan Bontoramba, Kecamatan Somba Opu mengaku tenang usai menjalani kewajiban dirinya yakni vaksin covid.
Awalnya, aku Muh Said Dg Rumpa sangat tidak mau divaksin. Namun karena dia harus menjadi contoh bagi organisasi LPM yang diketuainya, maka dia pun harus vaksin agar para anggotanya ikutan vaksin.
”Iya, sejak awal ada vaksinasi, sayalah orang yang paling tidak mau divaksin dengan beberapa alasan dan pendapat. Tapi karena ada beban moril, yakni saya sebagai ketua organisasi LPM di Bontoramba, maka saya harus jadi contoh bagi anggota,” aku Muh Said Dg Rumpa seraya mengajak warga Bontoramba lainnya yang belum vaksin agar segera vaksin. (**)

