MAROS,BKM–Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Maros mulai memanaskan mesin partainya dengan menggelar Latihan Kader Amanat Dasar (LKAD) dan pelatihan saksi pemilu.
LKAD dan pelatihan saksi pemilu digelar di Ballroom Grand Town Maros, Selasa (7/12).
LKAD dan pelatihan saksi pemilu ini digelar dengan sistem hybrid yakni luring dan daring dan dibuka langsung oleh Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PAN Zulkifli Hasan melalui aplikasi zoom meeting. Pelatihan berlangsung selama satu hari dan terdiri dari enam sesi.
Dalam sambutnnya, Zulkifli Hasan menyebut LKAD dan pelatihan saksi ini merupakan salah satu hal yang wajib diikuti oleh kader PAN karena dalam LKAD ini kader akan dibekali strategi pemenangan pemilu 2024 mendatang.
“Ini adalah bekal untuk kader, bagaimana strategi memenangkan pertarungan di dapil masing-masing. Karena jika tahu medan dan tahu strateginya maka kemenangan ada didepan mata. Sebaliknya jika tidak punya strategi meski punya banyak modal dana belum tentu bisa terpilih,”beber Zulkifli.
Sementara itu, ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PAN Maros AS Chaidir Syam mengatakan, sekitar 70 kader PAN Maros mengikuti LKAD dan pelatihan saksi pemilu ini.
Kader terdiri dari pengurus DPD PAN Maros dan pengurus tingkat DPC dari 14 kecamatan di Maros. “Untuk dari Maros sendiri, pengurus DPD dan kecamatan yang terdiri dari ketua, sekretaris dan bendahara. Karena ini wajib maka kami juga memaksimalkan kehadiran kader,”jelas Chaidir yang tak lain adalah Bupati Maros ini.

Chaidir menambahkan, dalam pelatihan ini kader PAN Maros diharapkan dapat mengambil ilmu dan strategi pemenangan pemilu pada 2024.
Menurutnya, kader PAN wajib memiliki kemampuan dalam bertarung di dapil masing-masing dan pelatihan ini salah satu bentuk pembekalan dalam memenangkan pemilu mendatang.
“Kita sudah akan menuju 2022, sehingga tak terasa 2024 mendatang kita menghadapi pertarungan dalam Pemilu. Dan mesin partai sudah harus dipanaskan untuk persiapan kerja-kerja partai,”jelas Chaidir.
Selain DPD PAN Maros, beberapa DPD juga mengikuti LKAD dan pelatihan saksi secara daring seperti Wajo, Gowa, Bulukumba dan kabupaten lain. (ari/rif/c)

