MENJADI marketing communication (marcom) sekaligus public relation (PR) tidaklah mudah. Hal itu tak dipungkiri St Anita Nur. Marcom and PR Phinisi Point (Pipo) inipun mesti belajar, walau secara otodidak.
”AWALNYA saya bekerja sebagai staf casual leasing. Sales di mal. Setahun lebih pindah jadi marcom. Ketika itu saya meraba-meraba apa yang mesti dilakukan. Belajarnya secara otodidak,” ujar Anita ketika menjadi tamu di siniar (podcast) untuk kanal Youtube Berita Kota Makassar, Jumat (10/11).
Bersamaan dengan itu, wanita berhijab ini mulai belajar untuk membuat rilis yang tidak pernah dilakukan sebelumnya. Ia juga mencoba beradaptasi dengan media. Bagaimana sikap dan cara menghadapi media. ”Takutnya nanti salah bicara,” ujar Anita yang dipercaya menjadi marcom dan PR sejak November 2020.
Ditanya tentang suka dan duka, Anita mengaku cukup banyak. Namun, ada satu hal yang tidak akan pernah dilupakannya.
”Kejadiannya di awal-awal saya jadi marcom. Saya diminta untuk menggelar prescom (konferensi pers). Masalahnya waktu itu imbas pandemi. Pipo dikira membuat acara yang membuat keramaian saat pandemi. Disangkanya dikasih izin ke penyelenggaranya. Saya jelaskan yang sebenarnya,” terang Anita.
Diakui Anita, ini yang pertama kalinya ia berada di depan media. ”Terasa seperti artis,” katanya sambil tertawa ringan. Ketakutan terbesar bagi alumni Politeknik Pariwisata Makassar kala itu adalah salah ngomong.
Terkait pusat perbelanjaan Pipo, Anita menjelaskan bahwa di lokasi ada beberapa area yang tersedia. Mulai dari ukuran kecil hingga yang luas. Di tempat ini bukan hanya menyajikan kuliner, tapi juga ada fashion, beauty care, furniture, bioskop, hingga supermarket. Termasuk arena trampolin serta salon.
Mal Pipo yang terkoneksi langsung dengan Hotel The Rinra, telah menyusun sejumlah agenda untuk perayaan Natal. Salah satunya kehadiran Santa Claus pada 24-26 Desember. Selain itu, ada pula even Christmas Spekta pada 22 Desember 2021 hingga 2 Januari 2022, serta wedding Expo 23-29 Desember.
Diakui wanita kelahiran Sungguminasa, 6 November 1996 ini, sejak kasus covid-19 melandai, sudah banyak even yang terlaksana. Karena itu ia berharap pandemi segera berlalu, dan di tahun 2022 mendatang situasi kembali normal seperti sediakala. (*/rus)

