GOWA, BKM — Sejak pertengahan 2021 lalu, ada beberapa jabatan posisi pimpinan tinggi pratama atau eselon dua lowong pejabat. Sejumlah jabatan itu kini diisi pelaksana tugas. Namun di pengujung 2021 ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa mulai membuka seleksi terbuka untuk jabatan lowong itu.
Hanya saja, untuk tahap pertama baru lima Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang akan diisi, yakni kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), direktur RSUD Syekh Yusuf, kepala Dinas Kesehatan, sekretaris DPRD, dan kepala Dinas Sosial.
Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan, mengatakan, kekosongan pejabat tinggi dalam SKPD ini disebabkan beberapa pejabat memasuki masa pensiun. Juga ada yang mengundurkan diri. Sehingga perlu dilakukan seleksi terbuka untuk mengisi beberapa jabatan yang lowong tersebut.
”Kita mulai membuka seleksi secara terbuka dan kompetitif pada beberapa jabatan SKPD yang kosong,” kata Adnan, Selasa (21/12).
Adnan berharap, proses lelang jabatan pimpinan tinggi pratama ini dapat berjalan dengan adil dan jujur. Sehingga mereka yang akan menduduki kursi jabatan tersebut betul-betul berkualitas untuk membawa Kabupaten Gowa lebih baik di masa yang akan datang.
Terpisah, Kepala Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Gowa, Muhammad Basir, mengatakan, proses lelang jabatan tinggi ini berdasarkan amanat UU Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara dan ditindaklanjuti dengan Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil serta surat edaran Menpan RB Nomor 52 Tahun 2020 tentang pelaksanan pengisian jabatan pimpinan tinggi pratama secara terbuka.
Muhammad Basir menjelaskan, untuk proses pendaftaran telah dimulai pada 20 hingga 24 Desember 2021 mendatang. Dimana pendaftar bisa memilih satu sampai tiga jabatan dengan mengisi form pengajuan yang telah disediakan.
”Alhamdulillah, kita mulai lakukan pendaftaran sejak Senin (20/12) sampai 24 Desember nanti. Kemudian pada tanggal 26 akan dilakukan pengumuman lulus administrasi,” kata Basir.
Dikatakan Basir, setelah pengumuman kelulusan administrasi, tahapan selanjutnya adalah assesment pada 27 dan 28 Desember 2021 di gedung Layanan Psikologi, Prodi Psikologi Fakultas Kedokteran Unhas. Berikutnya presentasi, wawancara dan penelusuran rekam jejak yang dijadwalkan pada 30-31 Desember 2021. Hasilnya untuk tiga besar akan diumumkan pada 2 Januari 2022 mendatang.
”Jadi ada beberapa tahapan, seperti tahapan administrasi, setelah itu bagi yang lulus akan mulai mengikuti assesment dan seterusnya sampai masuk tiga besar,” beber Basir. (sar)

