SEMENTARA itu, Plt Kepala Satuan Polisi Pamong Praja, Iqbal Asnan, menegaskan, operasi zero anjal dan gepeng secara intens dilaksanakan sejak 21 September 2021 lalu. Setiap hari, tim terpadu satpol PP dan dinsos turun melakukan penertiban.
Dia mengatakan data hasil penertiban selama empat bulan bertugas, tercatat sebanyak 405 anjal dan gepeng yang berhasil terjaring.
“Jadi data jumlah anjal dan gepeng yang terjadi selama operasi zero sebanyak 405 orang. Operasi dilakukan setiap hari sejak 21 September hingga 28 Desember. Kami juga tetap menggelar operasi sampai hari ini,” kata Iqbal.
Dia menerangkan, di awal-awal penertiban, jumlah anjal dan gepeng yang terjaring cukup banyak. Dalam sehari bisa mencapai 20 hingga 30 orang.
“Setelah massif dilakukan penertiban, jumlahnya kian berkurang. Namun ada kecenderungan jelang tahun baru ini, meningkat lagi. Untuk tanggal 28 Desember, ada 20 anjal dan gepeng yang kita tertibkan,” tandas Iqbal.(rhm)

