MAKASSAR, BKM — Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto, menargetkan seluruh lelang proyek infrastruktur harus dilaksanakan Februari mendatang.
Tender dipercepat agar dalam pelaksanaan kegiatan, tidak ada lagi yang terlambat dan terhambat berbagai persoalan.
Sedianya, seluruh tender kegiatan ditargetkan bisa dilakukan pada Desember 2021 lalu.
Namun, kata Danny sapaan akrab wali kota, hal itu terhambat resetting pejabat di sejumlah OPD karena hingga saat ini masih ada posisi yang kosong. Khususnya pada tataran pejabat eselon III.
Untuk itu, posisi-posisi yang masih kosong harus diisi terlebih dahulu dan selanjutnya tahapan tender sudah bisa dilaksanakan.
Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Makassar, Helmy Budiman, menjelaskan, Pemkot Makassar belum bisa melakukan lelang dini mengingat struktur birokrasi belum utuh.
“Masih banyak jabatan struktural yang kosong, ini lah yang menjadi salah satu kendala. Sementara pak Wali melakukan pembenahan birokrasi,” ucapnya.
Dia mengatakan, tahun ini, Pemkot Makassar mengalokasikan belanja modal atau infrastruktur sebanyak Rp1,4 triliun. Pemkot akan membangun beberapa infrastruktur monumental tahun ini.
Berbagai infrastruktur akan dihadirkan diantaranya, Mal Pelayanan Publik (MPP) Government Center, pedestrian layang atau japparate, KOR dan Sirkuit balap, lorong wisata, hingga revitalisasi Pantai Losari
Selanjutnya, Makassar virtual Center atau Marvec, Kanrerong baru di Jalan Nikel, Commo atau Commuter metromoda atau sarana transportasi publik listrik, dan tettere atau sarana jualan UMKM.
“Tantangan kedua kita butuh dukungan dari masyarakat, tentu kesuksesannya tidak lepas dari dukungan masyarakat, seperti dukungan moril maupun kontribusi pajak dan retribusi,” sebutnya.
Kendati begitu, progres berkas lelang proyek kaya Helmy beberapa sementara dalam proses asistensi.
“Mudah-mudahan minggu ketiga jalan semua progresnya,”tuturnya.
Khususnya untuk kegiatan pembangunan fisik yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Paling lambat minggu pertama Februari sudah tayang di LPSE. (rhm)

