pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Anies Bidik Tokoh Sulsel

MAKASSAR, BKM — Pengamat politik dari Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar Dr Luhur A Prianto, mengemukakan bahwa hampir semua potret survei pilpres 2024 menempatkan elektabilitas Anies Baswedan di peringkat atas. Posisi Anies dan beberapa kepala daerah lain bahkan melampaui ketua umum dan elit utama partai politik. “Sebagai Gubernur DKI Jakarta, Anies diuntungkan panggung media. Wajar saja jika mendapat sambutan hangat ketika berkunjung ke luar DKI Jakarta,” ujar Luhur A Prianto, Minggu (23/1).
Meski demikian, tantangan Anies sesungguhnya adalah setelah bulan Oktober 2022 ini, ketika masa jabatan sebagai gubernur DKI berakhir. “Anies akan kehilangan sorotan media dan infrasturktur politik dalam memperluas engagment dengan pemilih, kecuali jejaring relawan. Anies juga belum bergabung di salah satu partai politik. Posisi yang dilematis sebenarnya,” jelasnya.
Luhur mengemukakan bila sekarang ini partai politik, seperti Nasdem atau Golkar masih bisa terbuka pada Anies, sampai partai politik tersebut harus menentukan keputusan soal format koalisi pilpres. Sementara jika Anies memilih salah satu partai, maka partai politik selama ini terbuka menerima bisa menjadi lawan.
Soal penentuan pasangan capres-cawapres, menurut Luhur, masih terlalu dini. Desain sistem politik kita bukan pasangan calon yang menentukan format koalisi partai politik pengusung. Tapi sebaliknya, koalisi dan oligarki parpollah yang menentukan siapa yang maju dan berpasangan dengan siapa.
“Anies Baswedan harus memastikan dulu langkah politiknya setelah Oktober 2022 ini. Setelah itu menjamin langkahnya mulus di kandidasi partai politik. Soal penentuan pasangan akan berada di tangan koalisi partai politik pendukung. Sesuatu yang dalam sistem politik kita, didesain dengan sangat oligarkis,” ucap Luhur.
Pengamat komunikasi politik dari UIN Alauddin Makassar Dr Firdaus Muhammad, mengemukakan bila kedatangan Anies untuk silaturahmi dengan tokoh Sulsel memiliki tafsiran politik. “Anies dibaca mulai sosialisasi diri menuju pilpres sehingga dimaknai juga membidik tokoh Sulsel bakal mendampinginya. Masih terlalu dini memetakan siapa yang berpotensi mendampingi. Namun kehadirannya penting untuk menjejaki. Termasuk dengan Amran,” jelas Firdaus Muhammad.
Akademisi Unhas Dr Ali Armunanto mengemukakan bila Anies akan menggunakan berbagai kemungkinan meningkatkan peluangnya menuju pilpres 2024. Termasuk ketika berkunjung ke Makassar. “Saya rasa Anies mencoba peluang itu. Bagaimanapun, Anies pasti akan menggunakan berbagai kemungkinan untuk meningkatkan peluangnya menuju pilpres 2024,” ujarnya.
Sebelumnya, pada Sabtu (22/1), sejumlah tokoh nasional hingga bakal calon (balon) gubernur Sulsel bertemu dengan Anies di Makassar. Anies hadir memenuhi undangan pernikahan putra mantan Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel HAM Nurdin Halid (NH).
Para tokoh nasional hingga balon gubernur mulai dari mantan Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman, mantan Wali Kota Makassar dua periode Ilham Arief Sirajuddin (IAS), serta NH yang juga digadang-gadang untuk kembali bertarung di pemilihan gubernur (pilgub) Sulsel mendatang.
Kehadiran Anies pada acara mappacci dan akad nikah putra NH, yakni Andi Muhammad Nur Al Bisry NH dengan Andi Nur Annisa Meilany yang tak lain adalah keponakan Bupati Bone Andi Fahsar M Padjalangi.
Usai acara pernikahan itu, Anies berkunjung ke AAS Building di Jalan Urip Sumoharjo, Sabtu sore.
Setibanya di gedung berlantai 13 yang menjadi perusahaan di bawah Tiran Group itu, Andi Amran menyambut Anies. Keduanya pun sempat berbicara tertutup empat mata di ruang kerja Amran Sulaiman.
Kedua tokoh itu tampak sangat akrab. Apalagi saat menuruni tangga, raut wajah keduanya pun tersenyum dari balik masker. Disamping Amran, Anies pun tampak mengangkat jempolnya.
Anies mengaku bahwa Andi Amran merupakan sahabat. Apalagi keduanya pernah masuk dalam kabinet kerja di era Presiden RI Jokowi dan Wapres Jusuf Kalla.
“Pak Amran adalah sahabat lama, dan sudah lama saya tidak ke Makassar. Tadi pagi, sama-sama jadi saksi nikah, kemudian bilang, kalau ada waktu sebelum ke bandara mampir dulu,” katanya.

Ditanya mengenai Pilpres 2024, Anies berujar. “Saya masih ngurus Jakarta,” pungkasnya.
Andi Amran juga mengatakan bila Anies adalah sahabatnya saat dikabinet kerja. “Saya senang diskusi dengan beliau. Kebetulan (Anies) kunjungan ke Makassar ada acara pernikahan keluarga. Saya ketemu kemarin di acara pernikahan,” akunya.
Ditanyai soal kontestasi politik 2024, Amran Sulaiman menyampaikan, bahwa pertemuannya dengan Gubernur Jakarta itu hanya silaturahmi biasa. “Sekarang fokus bisnis, fokus kerja,” imbuhnya.
Diketahui, keduanya disebut-sebut memiliki kans bertarung di pilpres 2024 mendatang. Di berbagai survei, Anies digadang-gadang bakal menjadi salah satu penantang dalam memperebutkan kursi nomor satu di Indonesia. Sementara Amran Sulaiman disebut-sebut menjadi salah satu representasi dari Indonesia Timur.
Di Makassar, Anies juga menghadiri acara yang digelar oleh Forum Enterpreneur Makassar di Phinisi Hall, Hotel Claro, Sabtu (22/1). Anies juga berkali-kali jadi bahan rebutan foto para tamu undangan. Bahkan ibu-ibu pun kompak menyapa orang nomor satu di DKI Jakarta itu.
Terlihat Anies juga didampingi Sekretaris DPW Nasdem Sulsel Syaharuddin Alrif. Ada pula Wakil Ketua DPW NasDem Sulsel yang juga adalah Ketua DPRD Makassar Rudianto Lallo, Ketua DPD NasDem Makassar Andi Rachmatika Dewi, Wakil Ketua DPW Nasdem Sulsel Andi Irwan Jabir alias Dino, dan Ketua Garda Pemuda Nasdem Sulsel A Troy Martino.
Tak hanya itu, Ketua DPD Nasdem Bulukumba Arum Spink, bertindak sebagai moderator dalam dialog Anies Baswedan bersama tokoh itu. Secara spesifik, Anies bahkan berulang kali menyebut nama Sekretaris DPW Nasdem Sulsel Syaharuddin Alrif memuji Ketua Nasdem Sulsel Rusdi Masse (RMS).
“Saya merasa sangat bersyukur ditakdirkan bisa silaturahmi dengan tokoh-tokoh yang ada di Sulawesi Selatan. Terima kasih Bang Syaharuddin Alrif yang mengorganisir kegiatan ini,” ucap Anies.

Anies juga bertemu Ilham Arief Sirajuddin (IAS). Keduanya terlihat berbincang santai dan saling melontarkan candaan. IAS yang pernah tercatat sebagai wali kota Makassar dua periode ini menyapa Anies dengan sebutan Pak Gub, sementara Anies menyapa IAS dengan sebutan Pak Aco.
“Jadi Pak Gub, saya sampaikan ke mereka (para pati) bahwa meskipun ramalan BMKG Makassar akan mendung dan hujan, langitnya ternyata tetap terang. Tahu kenapa Pak Gub? Itu karena banyak bintang yang datang ke Makassar,” canda IAS disambut tawa Anies.
Banyak bintang yang dimaksud IAS adalah para perwira tinggi yang akan menghadiri beberapa pesta pernikahan buah hati sejumlah tokoh. Selain putra NH yang akan melaksanakan resepsi di Makassar, juga ada putri Kapolda Metro Jaya yang menikah dengan anak mantan Kapolda Sulsel.
Anies menanggapi candaan IAS dengan sedikit lebih serius. “Pak Aco tahu nggak, kenapa banyak yang melaksanakan akad nikah atau resepsi hari ini? Itu karena angkanya istimewa. Tanggal 22, tahunnya juga 22. Itulah istimewanya,” sebut Anies.
“Pak Aco, selain merasa sangat terhormat karena diundang Pak NH jadi saksi nikah, saya juga senang sekali bisa ke Makassar. Karena sebenarnya jadi gubernur itu ibarat tahanan kota. Nggak boleh ke mana-mana demi tugas. Syukurlah ada kesempatan bisa lepas dari tahanan meski singkat,” seloroh Anies. (rif)




×


Anies Bidik Tokoh Sulsel

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link