MAKASSAR, BKM — Pemilihan rektor (pilres) Universitas Hasanuddin (Unhas) periode 2022-2026 akan dilaksanakan hari ini, Kamis (27/1). Sebanyak 17 dari 19 anggota Majelis Wali Amanat (MWA) akan menentukan siapa yang akan memimpin kampus merah empat tahun ke depan.
Humas Panitia Pemilihan Rektor (P2R) Ishaq Rahman, mengatakan proses pemilihan tidak akan jauh berbeda dengan pengambilan suara anggota senat. Sebelum dilakukan pemilihan, tiga calon rektor akan melakukan pemaparan kertas kerja dan sesi tanya jawab dengan anggota MWA.
“Persiapan sudah selesai. Tinggal eksekusi besok (hari ini). Untuk teknisnya tidak jauh berbeda dengan proses anggota senat kemarin. Pengambilan suara hingga pemaparan calon juga kami lakukan terbuka. Masyarakat bisa menyaksikannya secara online,” terang Ishaq, Rabu (26/1).
Pemaparan visi misi akan dipandu oleh Prof Irawan Jusuf yang bakal didengarkan oleh anggota MWA. Untuk suara Mendikbud Ristek bakal diwakili oleh Kepala Biro Sumber Daya Manusia Kemendikbudristek, Dyah Ismayanti.
“Semua sudah konfirmasi akan datang, baik itu dari unsur ex-officio, masyarakat, dosen, dan tenaga kependidikan. Karena suara MWA tidak bisa diwakilkan. Kecuali ex-officio diwakili oleh Bu Dyah, Kepala Biro SDM Kemendikbudristek yang jika dikonversi suaranya itu sembilan,” jelas Ishak.
Sekadar diketahui, jumlah suara MWA sebanyak 19. Mendikbud Ristek bobot suaranya 35 persen, yang jika dikonversi suara menteri setara dengan sembilan suara. Jika dijumlahkan seluruh suara adalah 16 ditambah 9, yaitu 25 suara.
Sementara itu, anggota MWA Unhas yang juga kini masih menjabat Rektor Unhas, Prof Dwia Aries Tina Pulubuhu mengakui bahwa proses pemilihan rektor Unhas berlangsung damai dan patut diapresiasi. Bahkan sampai persiapan pemilihan tahap terakhir, semuanya tetap menjaga muruah Unhas.
“Semoga pelaksanaannya besok (hari ini) berjalan lancar. Kita bangga bahwa proses pemilihan ini sampai akhir berjalan damai dengan suasana yang kondusif. Dan terpenting menjaga harkat martabat Unhas,” katanya.
Prof Dwia berharap, rektor Unhas yang terpilih nantinya akan semakin membawa kampus ini menjadi lebih baik. Sekalipun ada dinamika, masing-masing calon tetap menunjukkan karakter tokoh dan kepemimpinan yang santun. (ita)

