pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Chaidir Perintahkan Dinkes dan Puskesmas Lakukan Fogging

MAROS, BKM — Bupati Maros, Chaidir Syam memerintahkan Dinas Kesehatan dan Puskesmas untuk melakukan Foging Massal terkait peningkatan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) yang menjangkiti warga Maros.
Hal tersebut disampaikan Chaidir saat memimpin apel pegawai ASN (aparatur sipil negara) di lapangan Pallantikang, Kecamatan Turikale, Kabupaten Maros, Senin pagi (7/2). Chaidir Syam mengimbau kepada masyarakat untuk meningkatkan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) di lingkungan rumah.
”Memang setiap memasuki musim hujan, biasanya akan ada kasus demam berdarah. Makanya, kita imbau masyarakat untuk terus menjaga kebersihan lingkungan,” jelasnya.
Chaidir mengatakan, dalam waktu dekat pihaknya segera melakukan fogging secara massal di titik ditemukannya kasus. ”Fogging di lokasi yang terkena DBD, perumahan padat penduduk, dan melakukan pembersihan di sekolah-sekolah,” ujarnya.

Di tempat berbeda, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Maros, dr Yunus, menjelaskan, terdapat 23 orang warga Maros yang terserang DBD hingga Senin, 7 Februari 2022. ”Peningkatan dari Desember ke Januari cukup tinggi. Dari 13 kasus menjadi 22 kasus. Kemudian di awal Februari ada penambahan 1 kasus lagi. Jadi ada 23 orang yang terkena DBD hingga saat ini. Dan satu orang dirawat di rumah sakit,” terangnya.

Untuk mengantisipasi semakin banyaknya pasien demam berdarah, Dinas Kesehatan akan melakukan penyelidikan epidemiologi. ”ogging itu langkah terakhir. Tim Puskemas akan melakukan penyelidikan epidemiologi terlebih dahulu di sekitar 100 rumah dari kasus yang terkena DBD, untuk melakukan pemeriksaan jentik. Jika ditemukan jentik, baru akan dilakukan fogging,” ungkapnya.
Mantan Kepala Puskesmas Bantimurung ini mengatakan, perubahan cuaca memang bisa membawa penyakit jika masyarakat tidak siaga. Salah satu yang harus diwaspadai adalah demam berdarah. ”DBD merupakan penyakit musiman. Setiap musim hujan, nyamuk jentik tersebut berada di air yang tergenang, air yang tidak menyentuh tanah dan lantai,” ujarnya.
Ia pun kembali mengatakan, kasus demam berdarah ini hampir merata di seluruh kecamatan yang ada di Kabupaten Maros. ”Namun kasus yang terbanyak itu ada di wilayah yang padat penduduk, seperti Mandai, Turikale, dan Marusu,” tutupnya. (ari/c)



×


Chaidir Perintahkan Dinkes dan Puskesmas Lakukan Fogging

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link