MAKASSAR, BKM–Anggota Fraksi Nasdem Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulsel Rezki Mulfiati Lutfi mengingatkan warga untuk tidak takut divaksin.
Hal tersebut disampaikan Rezki saat menggelar reses atau temu konstituen di Kelurahan Antang, Kecamatan Manggala, Makassar, Rabu (9/2).
“Kalau ada bapak ibu yang belum vaksin, marilah ayolah kita vaksin, jangan ki takut. Apalagi saat ini ada lagi program pemerintah vaksin untuk anak. Kalau ada yang mau vaksin kita hubungi ma saja, siapa tau saya bisa fasilitasi untik vaksinasi karna itulah fungsi saya di komisi E,”jelas Rezki.
Tak hanya ajakan vaksinasi, dalam pertemuan tersebut juga berkembang keluhan masyarakat terkait Kartu Indonesia Sehat (KIS), BPJS dan zonasi untuk anak seklolah.
“Masalah itu kalau kita sudah terdaftar BPJS dan tidak mampu membayar, itu tidak bisa sertamerta mengalihkan ke KIS. Bisa kita meminta keringanan untuk diansur pelunasannya di BPJS jika menunggak karena tidak bisa kalau tidak dibayar tunggakannya,” jelas Rezki.
Diujung pertemuan, Rezki tetap berharap pada masyarakat agar kerus menyampaikan keluhannya atau aspirasinya agar bisa mendapatkan jalan keluar.
“Jadi saya berharap bapak ibu bisa menyuaraka apa yang menjadi aspirasi bapak ibu, saya tidak menjanji tapi insyaallah akan kami suarakan di DPRD,” tutup Rezki.
Terpisah, legislator Nasdem Syaharuddin Alrif melakukan reses di Desa Botto Kecamatan Pitu Riase Kabupaten Sidrap, Selasa(8/2).
Kehadiran Wakil Ketua DPRD Sulsel ini guna penjaringan aspirasi dari masyarakat.
Dalam reses kali ini masyarakat Botto mengharapkan pembangunan infrastruktur baik yang ada di lingkungan desa maupun peningkatan sarana pertanian dan bantuan dibidang pertanian, peternakan dan perikanan dan perkebunan.
Syahar-panggilan akrab Syaharuddin Alrif yang tak lain adalah Sekretaris DPW Nasdem Sulsel ini lalu berharap kehadirannyanya bisa memberikan semangat petani dalam mengolah lahan pertaniannya dengan hasil yang melimpah.Saya sebagai wakil rakyat siap membantu para petani dalam memperoleh kemudahan program pertanian bekerjasama dengan pemerintah desa setempat maupun instansi terkait. (rif)

