MAKASSAR, BKM — Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Makassar mengaku telah menerima naskah ujian nasional (UN) 2016.
Seluruh naskah UN diamankan di salah satu ruangan di gedung SMP Negeri 13 Makassar di Jalan Tamalate VI, Kecamatan Rappocini.
Kepala Bidang Pendidikan Dasar Disdikbud Makassar, Hasbi mengatakan, naskah UN rencananya akan didistribusi ke sekolah-sekolah menjelang pelaksanaan UN.
Sementara persiapan peralatan UN berbasis komputer CBT semuanya telah dirampungkan.
“Naskah UN kita sudah terima. Saat ini diamankan di SMPN 13 Makassar sebelum didistribusikan ke sekolah-sekolah,” singkatnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Makassar, Alimuddin Tarawe mengaku sama sekali tidak mengetahui naskah UN telah tiba di Makassar. Bahkan menurutnya, naskah UN biasanya baru akan tiba di Makassar dua hari jelang pelaksanaan UN.
“Saya tidak tahu itu kalau sudah ada naskah UN tiba di Makassar, karena biasanya naskah UN itu tiba dua hari jelang pelaksanaan,” akunya.
Dari pantauan BKM di SMPN 13 Makassar, sebuah mobil truk roda enam dengan nomor polisi DD 8648 MU membongkar ratusan kardus berisi naskah UN di salah satu ruangan di SMPN 13 Makassar. Beberapa petugas Kepolisian dari Polrestabes Makassar juga ikut membantu menghitung dan menurunkan naskah soal UN yang dikemas didalam kardus.
Seperti yang diketahui, naskah soal UN yang dibongkar dari truk tergabung dari naskah soal UN tingkat SMA dan SMK se Kota Makassar yang telah diberikan masing masing kode untuk lebih mudah dipilah.
Ditemui diruangan penyimpanan naskah soal UN, Seksi Pendidikan dan Pengajaran Dikmen, Ahdar Saleh mengatakan, sejumlah naskah soal UN tiba di SMPN 13 Makassar sekira pukul 11:30 wita. Sementara data jumlah naskah soal UN yang diterima dari Provinsi sebanyak 398 dos yang dimana SMA sebanyak 278 dan SMK 80. Meski demikian ia tetap menghitung kembali jumlah naskah soal yang turun.
“Setelah kami menghitung, sebanyak 398 naskah soal UN yang kami terima yang dimana terbagi dari SMA sebanyak 278 dan SMK sebanyak 80. Tidak ada selisih yang didapat Naskah ini juga baru akan dibagikan pada jumat dua hari jelang pelaksanaan UN yakni di hari senin mendatang,” pungkasnya.
Distribusi Soal UN Rampung
Terpisah, Dinas Pendidikan Sulsel juga menegaskan, naskah ujian nasional (UN) untuk tingkat SMA/SMK sederajat telah didistribusikan ke seluruh kabupaten/kota.
Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Sulsel, Sidik Salam di Kantor Gubernur Sulsel membenarkan hal tersebut. Dia menjelaskan, naskah UN didistribusikan sejak Kamis (25/3) pekan lalu. Daerah yang menjadi prioritas pertama distribusi adalah Kabupaten Pangkep dan Selayar yang diketahui memiliki pulau-pulau terpencil.
Setelah dua kabupaten itu, distribusi kembali dilanjutkan 27 Maret lalu untuk seluruh kabupaten di Luwu Raya. Sementara 28 Maret, distribusi naskah dilanjutkan ke kabupaten/kota yang wilayahnya cukup dekat dengan ibukota Sulsel, Makassar serta kabupaten/kota yang cukup mudah terjangkau.
Sejauh ini, kata Sidik, belum ada laporan yang masuk ke Disdik Sulsel terkait persoalan distribusi.
“Alhamdulillah sejauh ini belum apa laporan terkait persoalan distribusi,” kata Sidik.
Namun, lanjutnya, pihaknya masih mengkhawatirkan distribusi soal ke daerah terpencil termasuk pulau-pulau mengingat saat ini kondisi cuaca di Sulsel masih cukup ekstrim.
“Kami berharap distribusi ke daerah terpencil termasuk pulau-pulau tidak terkendala cuaca,” ungkap Sidik.
Khusus untuk distribusi naskah ke pulau terluar, secara teknis diatur pihak kabupaten/kota menggunakan perahu-perahu kecil dengan pengamanan yang sangat ketat dari aparat keamanan. (arf-rhm/war)
Naskah UN Diamankan di SMPN 13
×

