MAKASSAR, BKM — Tim gabungan Basarnas dibantu masyarakat nelayan dengan sigap ke perairan Barrang Caddi, Kecamatan Ujung Tanah, Kota Makassar. Kehadiran tim gabungan ini untuk melakukan pencarian seorang nelayan yang dikabarkan tenggelam setelah terjatuh dari perahu.
Proses pencarian berbuah hasil. Setelah sehari dilakukan penyisiran lokasi tempat korban sebelumnya tenggelam, akhirnya korban ditemukan dalam kondisi terbujur kaku.
”Sehari kami lakukan pencarian dengan menyisir lokasi tempat korban tenggelam. Kemudian menyisir perairan arah gelombang sebelumnya. Alhasil, korban ditemukan di area selatan dari lokasi korban terjatuh. Korban terbawa arus sehingga membutuhkan waktu pencarian sampai sehari,” kata Kepala Basarnas Sulsel, Djunaedi, Minggu (13/2).
Setelah korban ditemukan, selanjutnya dievakuasi untuk dilakukan proses identifikasi. Kemudian mayat korban dibawa ke rumah duka. ”Dari hasil identifikasi, korban diketahui bernama Daeng Nassa berusia 55 tahun. Korban merupakan seorang nelayan. Mayat korban telah kami bawa ke rumah duka,” terang Djunaedi.
Sebelumnya, tambah Djunaedi, pihak Basarnas menerima informasi kalau pada Sabtu (12/2), disebutkan bahwa seorang nelayan terjatuh dari perahunya.
”Mendapat informasi tersebut, tim rescue dan ABK Rescue Boat 302 dibantu masyarakat nelayan dengan cepat ke lokasi. Kami sambil mengambil keterangan diperoleh informasi lagi jika korban terjatuh saat memancing di atas perahunya. Saat itulah korban tenggelam. Proses pencarian dilakukan. Hasilnya, korban pun ditemukan dalam kondisi sudah meninggal dunia,” pungkasnya. (ish/c)

