MAKASSAR, BKM — Menjelang pelaksanaan Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sulawesi Selatan awal bulan Maret 2022, pergerakan para calon ketua umum semakin dinamis. Satu dari tiga calon yang sempat menghiasi pemberitaan media massa dalam beberapa hari belakangan langsung mengambil sikap. Dia adalah HM Amin Syam.
Mantan gubernur Sulsel itu memilih membatalkan rencana pendaftaran ke panitia penjaringan. Tim sukses HM Amin Syam, Prof Wasir Thalib yang dikonfirmasi BKM, Selasa (15/2), membenarkan kalau Amin batal mendaftar. Selanjutnya Amin Syam menyerahkan dukungannya kepada kandidat lain, yakni Yasir Mahmud. Alasannya, jika KONI dipimpin yang lebih muda jauh lebih ideal.
”Pak Amin tidak mundur, tapi batal mendaftar dan memilih mendukung Yasir yang usianya lebih muda. Karena mundur itu artinya tidak bertanggung jawab, bos. Sementara Pak Amin kan orangnya bertanggung jawab. Jadi begitu penjelasannya dinda,” ujar Prof Wasir diplomatis.
Sehari sebelumnya, berdasarkan informasi yang diperoleh BKM menyebutkan, batalnya Amin Syam maju menuju bursa pencalonan karena ia tak ingin berkonfrontasi dengan kandidat lain. Jika pun benar-benar maju, Amin berharap proses pemilihan berlangsung aklamasi.
”Pak Amin maunya aklamasi. Tapi karena hal itu tidak memungkinkan terjadi, maka beliau (Amin Syam) memilih tidak mencalonkan diri,” ujar sumber BKM.
Yasir Mahmud yang didukung Amin Syam, saat ini tercatat sebagai ketua umum cabang olahraga Persatuan Angkat Berat Seluruh Indonesia (Pabersi) dan direktur Perseroda Sulsel. Politisi ini dinilai berpeluang memenangkan persaingan, karena punya pengalaman dan care terhadap keberlanjutan dunia olahraga.
Amin Syam melihat sosok Yasir Machmud sebagai pemuda berprestasi dan Plt Gubernur Sulsel ASS memang menghendaki yang muda dan energik. “Saya mendukung sepenuhnya saudara Yasir Mahmud untuk dapat menakhodai KONI Sulsel,” ujar Amin Syam dalam sebuah kesempatan pada hari Minggu (13/2) di The Icon bilangan Centrepoint of Indonesia.
Ia berharap, semoga KONI Sulsel di bawah kepemimpinan Yasir Machmud bisa berjaya dan menyumbang medali emas berkali lipat dari prestasi KONI sebelumnya. Sebagai wujud dukungan Amin Syam beserta keluarga, Pelti bersama Persani memberikan rekomendasi kepada Yasir Mahmud. Termasuk pengurus beberapa cabor lainnya dan KONI daerah yang telah memberikan dukungan sebelumnya.
Sementara calon lain, HM Roem terus melaju. Bahkan dukungan kepada mantan ketua DPRD Sulsel ini terus mengalir. Tak hanya datang dari pengurus KONI kabupaen/kota, tapi juga dukungan dari para pengurus cabang olahraga, para tokoh olahraga di Sulsel dan nasional, tokoh masyarakat, para atlet, mantan atlet, pelatih dan yang lainnya.
Dukungan terbaru bahkan datang dari KONI Kota Makassar. Termasuk KONI Bone. KONI Makassar memandang kapasitas, pengalaman, dedikasi serta kemampuan dalam melakukan pembinaan terhadap olahraga menjadi alasan utama mengalirkan dukungannya kepada HM Roem.
Dua tokoh senior olahraga Sulsel, masing-masing Reza Ali dan Andi Ilhamsyah Mattalatta menilai
kepiawaiaan HM Roem membina olahraga menjadi dasar utama dalam memimpin KONI Sulsel empat tahun ke depan. Memimpin KONI, jelas Ilhamsyah, tidak bisa diukur apakah dia masih muda atau tua. Namun yang lebih utama adalah bagaimana leadership dan manajerialnya dalam menata pranata pembinaan olahraga.
Hal utama yang harus menjadi perhatian utama dalam memimpin KONI adalah membangun komunikasi dengan seluruh stakeholder olahraga, mulai dari pemerintah provinsi, kabupaten/kota, pelatih, atlet hingga sponsor.
”Saya kira Pak Roem memiliki itu semua. Memahami psikologi olahraga dan juga punya kemampuan dalam membangkitkan semangat dan daya juang atlet dan pelatih di lapangan,” jelas Ilhamsyah.
Ketua Tim Pemenangan HM Roem Nukhrawi Nawir, menegaskan program utama yang akan dilakukan oleh HM Roem saat memimpin KONI empat tahun ke depan adalah sport science, sport tourism dan sport industry. Ketiga misi tersebut yakni menjadikan olahraga bisa berkontribusi positif pada semua aspek kehidupan seperti apa yang menjadi harapan Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman.
HM Roem juga telah menyiapkan tim yang berkompeten di bidangnya untuk menjabarkan program-program yang akan dilakukan dalam kerangka meningkatkan pembinaan olahraga, seperti capaian Sulsel di PON Kaltim dan Riau.
Sementara calon Ketua Umum KONI Sulsel HM Roem, mengaku dirinya juga pernah dihubungi beberapa pihak agar mundur dari bursa pencalonan ketua KONI. Permintaan tersebut dinilai Roem adalah sesuatu yang wajar dan tak perlu ditanggapi secara berlebihan.
”Iya, saya diminta mundur tapi saya jawab jangan dulu. Koordinasi dulu dengan para pendukung. Saya berdosa juga mengabaikan dukungan dari teman-teman pengurus KONI dan cabang olahraga. Jadi saya katakan lanjut terus saja. Bismillahirahmani rahim,” tukas Roem sambil tersenyum. (rif-ila)

