PALOPO, BKM — Kelurahan Kambo di Kecamatan Mungkajang, Kota Palopo merupakan salah satu wilayah yang berada di ketinggian (high land). Memiliki berbagai potensi alam, khususnya di sektor pertanian dan pariwisata. Hanya saja dengan potensi yang besar, Kelurahan Kambo masih mempunyai berbagai permasalahan. Terutama di bidang pertanian, kesehatan dan wisata. Potensi yang dimiliki tersebut belum dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Merespons permasalahan tersebut, Universitas Muhammadiyah (UM) Palopo melakukan pengabdian di Kelurahan Kambo. Tujuannya untuk meningkatkan kapasitas masyarakat setempat. Kegiatan pengabdian ini merupakan Program Riset Keilmuan-Skema Hibah Riset Desa dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi pada tahun 2021. Dalam pengabdian tersebut, masyarakat Kelurahan Kambo diberikan berbagai keterampilan yang diharapkan dapat meningkatkan sisi ekonomi sosial masyarakat setempat.
Tim riset UM Palopo beranggotakan Dr Muh Zainal S,MSi, Apt Ervianingsih,SFarm,MSi, Apt Chitra
Astari,SFarm,MSi, dan mahasiswa dari UM Palopo. Mereka bergerak dengan program utama Peningkatan Kapasitas di Bidang Pertanian, Kesehatan dan Wisata Berbasis Potensi Alam Lokal Guna Mendukung Kemandirian Desa.
Kegiatan pengabdian berlangsung sejak awal Januari-Februari 2022. Tim telah melakukan beberapa kegiatan. Pertama, penyuluhan penerapan protokol kesehatan di masa pandemi Covid-19. Kedua, pelatihan dan pendampingan pembuatan minuman kesehatan dari bahan alam untuk mencegah Covid-19. Ketiga, penyuluhan perilaku hidup sehat dan bersih (PHBS), dan keempat penyuluhan kesehatan dan keselamatan kerja (K3).
“Ke depannya tim akan memfokuskan program kegiatan pada peningkatan kapasitas masyarakat dalam memanfaatkan potensi pertanian dan pariwisata,” kata Ketua Tim riset Dr Muh Zainal S,MSi.
Adapun kegiatan penyuluhan dihadiri lebih dari 30 warga dan mendapat sambutan positif. “Kegiatan penyuluhan kesehatan seperti ini sangat baik, karena dapat memberikan pengetahuan baru bagi kami warga tentang cara hidup sehat,” ujar Wahyuni, Ketua Kelompok Wanita Tani Kelurahan Kambo.
“Masyarakat desa kambo merasa mendapat perhatian dari pemerintah melalui program pengabdian masyarakat dari Universitas Muhammadiyah Palopo,” tambahnya.
Ketua riset pengabdian UMPalopo Dr Muh Zainal menyampaikan, kegiatan ini akan terus berlangsung hingga akhir tahun 2022. “Diharapkan dukungan partisipasi dari warga Kambo, sehingga masyarakat terus termotivasi untuk menjaga kesehatan sehingga lebih produktif guna mencapai tujuan kemandirian ekonomi,” imbuhnya. (rls)

