MAKALE, BKM
COM. Kapolres Tana Toraja, AKBP Juara Silalahi geram silaturrahmi dengan anggota DPRD Sulsel Jhon Rende Mangontan (JRM) dikaitkan dengan judi sabung ayam (SBY).
Tudingan tersebut dihembuskan melalui postingan akun palsu bernama @Haleluya di Group Facebook Forum Politik Facebookers Toraja, Jumat (4/3).
Kepada awak media, Juara yang baru menjabat Kapolres sebulan lebih ini menegaskan jika tudingan tersebut sama sekali tidak benar.
“Kalau pakai akun ya jelas pelanggaran hoaks itu menyebarkan kabar bohong UU ITE. Kita cari siapa pelaku, harus ditangkap itu pelaku fake account nya,” tegasnya.
Juara juga menegaskan pertemuannya pada Kamis (4/3) malam, di kediaman JRM, Tengan, Mengkendek adalah murni silaturahmi.
“Ya (pertemuan) bentuk apresiasi terhadap Pak John sebagai tokoh masyarakat. Jangan sampai dinilai kita hanya butuh bilamana sudah terdesak,” jelasnya.
Terpisah, JRM yang dikonfirmasi juga menyayangkan postingan tersebut. Menurut dia postingan tersebut sangat keji sebab sudah mengarah ke pembunuhan karakter.
“Tak ada pembahasan soal sabung ayam, saya dan pak Kapolres berdiskusi soal Toraja, apalagi beliau kan baru bertugas. Heran, saya dan pak Kapolres difitnah dikaitkan dengan sabung ayam,” tegas JRM yang ditemui disela-sela kegiatan sosialisasi nilai nilai kebangsaan, di Wisma Randanan, Kelurahan Bombongan, Makale, Jumat (4/3) petang.
“Hari ini kegiatan sosialisasi padat, saya kunjungi tiga titik, Randan Batu, Tengan dan terkahir di sini,” lanjutnya.
JRM yang juga Politisi Golkar ini menegaskan mendukung penuh langkah Kapolres yang akan menindaklanjuti persoalan tersebut.
Diketahui, dalam postingannya @haleluya berkicau “setelah kapolres dijamu dengan babi guling semalam di rumah jrm-maka dgan ini pula paramisi/sabung ayam di uluway hri ini dibuka”.
Tak lama berselang postingan @haleluya menghilang.
Informasi diperoleh, dalam pertemuan itu sejumlah pihak hadir, antara lain Anggota DPRD Tana Toraja, Kepala Lembang (agus).

