JAKARTA, BKM — Kamis 10 Maret 2022 menjadi sejarah dalam dunia pemerintahan Sulawesi Selatan. Andi Sudirman Sulaiman atau yang biasa disingkat Andalan, dilantik oleh Presiden Jokowi sebagai gubernur Sulsel di Istana Negara, Jakarta Pusat.
Jokowi melantik Andi Sudirman dengan pembacaan Keputusan Presiden Republik Indonesia tentang Pelantikan Gubernur Sulawesi Selatan Sisa Masa Jabatan Tahun 2018-2023 Nomor 25/B/Tahun 2022 Tentang Pengesahan Pemberhantian Wakil Gubernur Sulsel Masa Jabatan Tahun 2018-2023 yang ditetapkan 4 Maret 2022.
“Sebelum saudara mengucapkan sumpah jabatan, berkenaan dengan pengesahan pengangkatan saudara sebagai Gubernur Provinsi Sulawesi-Selatan Sisa Masa Jabatan Tahun 2018-2023. Terlebih dahulu saya akan bertanya kepada saudara, bersediakan saudara mengucapkan sumpah menurut agama Islam?” buka Jokowi sebelum memandu pembacaan sumpah jabatan. Andi Sudirman pun menjawab, ”bersedia.”
Andi Sudirman mengikuti dan mengulangi kata-kata sumpah jabatan yang dibacakan Jokowi.
“Demi Allah saya saya bersumpah, akan memenuhi kewajiban saya sebagai gubernur dengan sebaik-baiknya dan seadil-adilnya.
Memegang teguh Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, dan menjalankan segala undang-undang dan peraturannya dengan selurus-lurusnya, serta berbakti pada masyarakat, nusa dan bangsa,” sebut Andi Sudirman Sulaiman.
Dengan pelantikan ini, Andi Sudirman Sulaiman yang lahir 25 September 1983 dan kini berusia 38 tahun, menjadi gubernur termuda di Indonesia saat ini.
Undang Parpol Pengusung
Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman langsung mengundang ketiga partai politik pengusung untuk duduk bersama sembari santap bersama seusai pelantikan, Kamis (10/3).
Ketiga parpol pengusung diundang makan ke restoran Penang Bistro Jalan Kebon Sirih, DKI Jakarta.
Di sana ketiga parpol pengusung nonton bareng seremonial pelantikan secara virtual.
Terbatasnya undangan, di mana Istana Negara hanya mengundang Ketua DPRD Sulsel Andi Ina Kartika Sari, Sekprov Abdul Hayat Gani, serta istri gubernur masuk ke lokasi pelantikan.
“Kita diundang makan siang sambil nonton bareng pelantikan Pak Gubernur. Jadi kita makan-makan sambil menunggu Pak Gubernur selesai pelantikan,” kata Asisten I Bidang Pemerintahan Pemprov Sulsel, Andi Aslam Patonangi saat dikonfirmasi melalui selulernya, kemarin.
Agenda undangan makan-makan dimulai pukul 14.00 Wita.
Setelah diambil sumpah dan janji oleh Presiden Jokowi, Andi Sudirman langsung bergabung bersama ketiga pengusung.
Dari perwakilan PAN, hadir tiga anggota fraksi DPR RI asal Sulsel. Yakni Ashabul Kahfi Djamal, Andi Yuliani Paris, dan Mitra Fahruddin Muslimin Bando.
Kemudian anggota DPRD Sulsel fraksi PAN, dan sejumlah ketua DPD.
BKM menghubungi sejumlah elit parpol pengusung di Makassar, kemarin. Mereka mengaku tidak hadir pada acara makan siang yang dimaksud. Seperti disampaikan Bendahara Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Amanat Nasional (PAN) Sulsel Syamsuddin Karlos. Ia baru saja tiba di Bandara Sultan Hasanuddin. “Saya baru di Bandara Sultan Hasanuddin,” ujar ketua Fraksi PAN DPRD Sulsel ini.
Hal sama disampaikan Wakil Ketua DPW Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sulsel Sri Rahmi. Ia juga mengaku tak hadir dalam undangan makan siang dengan ASS. “Saya tidak hadir,” katanya.
Demikian pula dengan Bendahara Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Sulsel Dr Alimuddin. Ia mengaku tidak hadir dalam jamuan makan siang. “Hahaha, saya tidak ikut,” tulis mantan anggota DPRD Sulsel ini sambil tertawa. (jun-rif)

