MAMUJU, BKM — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mamuju Utara (Matra) menggelar Fokus Group Discussion (FGD) di salah satu aula hotel di Pasangkayu, Kabupaten Matra, Kamis (31/3). Kegiatan ini bertujuan melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan pemilihan umum kepala daerah (Pemilukada) serentak 2015 lalu.
Sekaligus, menyerap gagasan dan saran dari para peserta dalam rangka perbaikan regulasi dan pelaksanaan Pemilukada pada tahun 2017 mendatang. Berbagai elemen masyarakat hadir dalam FGD ini, seperti legislator Matra, LSM, birokrat, awak media, dan perwakilan kepolisian. Bertindak sebagai fasilitator, komisioner KPU Sulbar, Nurdin Passokori.
Dalam kesempatan itu, Ketua KPU Matra, Ishak Ibrahim, menyampaikan, ada sepuluh tema yang bakal menjadi pembahasan sekaligus bahan evaluasi dalam FGD ini. Yakni masalah anggaran, tatakerja, logistik, pemutakhiran data pemilih, pencalonan, sangketa pencalonan, kampanye, dana kampanye, pungut hitung suara, serta sangketa hasil pemilihan.
”Tidak dapat dipungkiri, masih terdapat sejumlah permasalahan di dalam tahapan pelaksanaan Pemilukada serentak, baik dilihat dari UU Pemilukada, turunan UU Pemilukada, serta praktik nyata pelaksanaan Pemilukada serentak itu sendiri. Makanya diharapkan, melalui FGD ini ada masukan-masukan yang konstruktif untuk memperbaiki pelaksanaan Pemilukada pada masa mendatang,” terang Ishak Ibrahim.
Masukan-masukan dari masyarakat itu, kata Ishak, nantinya akan dibawa ke tingkat pusat sebagai bahan pertimbangan pemerintah dalam merumuskan kebijakan yang baru terkait Pemilukada serentak. (ala/mir/c)
KPU Matra Serap Gagasan untuk Perbaikan Pemilukada
×

