pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Gowa Surplus Beras

GOWA, BKM — Hasil produksi gabah petani di Gowa pada musim rendengan tahun 2015-2016 ini naik 0,2 kwintal atau 200 Kg perhektarnya. Yakni berkisar rata-rata 6,5 ton per hektar dari produksi tahun sebelumnya yang berada pada angka 6,3 ton.
Dengan adanya kenaikan jumlah produksi rata-rata ini, maka dipastikan akan menjamin ketersediaan stok beras di Gowa. Ketersediaan untuk konsumsi beras kabupaten Gowa sendiri mencapai 204,311 ton, sementara kebutuhan daerah hanya 98.720 ton atau terjadi surplus beras di Gowa sebanyak 105,591 ton.
“Surplus inilah yang sekaligus menjadi kontribusi Gowa untuk ketersediaan beras secara nasional,” kata Kadis Pertanian Gowa, H Zulkarnain didampingi Kabid Tanaman Pangan, Muh Said, Jumat (1/4) lalu.
Sektor pertanian memang menjadi salah satu prioritas unggulan dalam program peningkatan kesejahteraan masyarakat Gowa dalam visi misi Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan bersama wakilnya, H Abd Rauf Malaganni. Sisi lain dari upaya pengentasan kemiskinan melalui peningkatan produksi pertanian.
Bagi Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan, jika ketersediaan pangan terjadi maka otomatis tingkat kesejahteraan masyarakat akan membaik.
Karena itu guna perbaikan mutu dan peningkatan hasil pertanian, maka Pemkab Gowa intens melakukan perbaikan mutu melakui berbagai teknologi pertanian. Salah satu yang menjadi perhatian pemerintah kabupaten menuju arah itu adalah penggunaan varietas yang baik pula. Di Gowa ada beberapa jenis varietas yang diunggulkan petani antara lain yakni ciherang, cigelis, mekongga dan inpari.
Khusus musim tanam gadu tahun ini telah dijadwalkan persiapan akan mulai dilakukan pada April ini yabg diawali tabur benih. Ditambahkan Zulkarnain bahwa menghadapi musim tabur benih pada April ini pihaknya mendapat donasi benih padi dari Kementrian Pertanian seluas 11 ribu hektar atau sekira 275 ton. “Kami berharap bantuan benih yang akan kita peroleh dari Kementan ini sudah bisa kita terima paling lambat pekan depan sebelum masa tabur benih untuk musim gadu dimulai,” tambah Muh Said.
Menyinggung soal luasan lahan pertanian yang ada di Kabupaten Gowa, Said menyebutkan mencapai 60,139 hektar yang terbagi dalam sawah beririgasi teknis dan area persawahan tadah hujan. “Kalau lahan persawahan beririgasi tehnis pada umumnya berada di daerah dataran rendah, sementara untuk lahan sawah tadah hujan kebanyakan di daerah dataran tinggi,” jelasnya. (sar-ril)



×


Gowa Surplus Beras

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar