MALILI, BKM — Momen Hari Jadi ke-19 Kabupaten Luwu Timur (Lutim) tahun 2022 ini, terasa sangat istimewa. Tidak saja kepada masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Lutim, juga Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan beserta PT Vale Indonesia Tbk, perusahaan pertambangan dan pengolahan nikel yang berkantor di Sorowako, Kabupaten Lutim.
Pasalnya, di Hari Jadi ke-19 ini, PT Vale membuat sejarah dengan menyerahkan aset Bandara Sorowako kepada pemerintah. Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman mengapresiasi apa yang dilakukan PT Vale.
Dengan adanya penyerahan aset Bandara Sorowako ini, gubernur berharap agar ke depannya ongkos tiket ke Lutim bisa lebih murah.
Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman menyebut, PT Vale Indonesia bisa menjadi contoh sistem pertambangan yang berkelanjutan.
”Harapan saya, PT Vale Indonesia ini bisa menjadi contoh sistem pertambangan. PT Vale bagus dalam menata sistem pertambangan,” ucap Andi Sudirman Sulaiman saat menyampaikan sambutan pada Rapat Paripurna Istimewa Hari Jadi ke-19 Kabupaten Luwu Timur di Gedung Paripurna DPRD Luwu Timur, Kamis, 12 Mei 2022.
Gubernur Sulsel juga mengungkapkan, pemerintah akan terus mendukung dan mensupport bisnis PT Vale Indonesia dengan baik di Bumi Batara Guru ini.
”Ini semua terlaksana karena PT Vale intens berkomunikasi dengan pemerintah. Dengan penyerahan aset ini kita berharap ongkos tiket ke Luwu Timur bisa lebih murah. Pemerintah juga akan terus mendukung dan mensupport bisnis PT Vale dengan baik. Apa yang dibutuhkan pasti kita bantu,” ungkap gubernur Sulsel.
Pada kesempatan tersebut, Gubernur Andi Sudirman Sulaiman mengapresiasi kerja sama yang telah dibangun jajaran manajemen PT Vale selama ini.
”Selaku gubernur Sulawesi Selatan atas nama Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan mengapresiasi kepada presiden direktur dan seluruh jajaran PT Vale atas komitmen yang kuat. Kalau tidak salah kita mulai dari 2021. Kalau wacananya sudah empat gubernur. Tetapi kita memang intens berkomunikasi dengan baik. Dan inilah mungkin dengan semangat baru, presiden direktur baru PT Vale, Alhamdulillah, luar biasa,” tutur Sudirman Sulaiman.
Penjajakan Sejak Maret 2021
Sebelum dilakukan serah terima aset Bandara Sorowako ini, terlebih dahulu dilakukan penjajakan pada Maret 2021. Selanjutnya diadakan perjanjian hibah akhir tahun 2021.
Enam bulan berselang atau pada Mei 2022 dilakukan pelepasan hak. ”Saya juga instruksikan ke bapak bupati. Saya bilang, bola sudah di tangan bapak, kemudian subsidi tiketnya untuk masyarakat Luwu Timur dan juga termasuk pegawai yang ada di sana. Karena mereka juga orang-orang kita yang bekerja di sana. Termasuk memberikan private service untuk kegiatan bisnis mereka. Karena saya tahu melihat Luwu Timur ini yang paling rendah kemiskinannya. Bahkan, Luwu Timur ini di bawah rerata kemiskinan Provinsi Sulawesi Selatan yang berada di angka 8,9. Sedangkan Luwu Timur ini sekitar 6,94. Makanya saya juga nda enak berikan bantuan keuangan ini. Makanya bantuan kita ini masih di bawah yang lain. Karena ternyata, banyak kabupaten kita yang memang masih sangat membutuhkan. Dan memang ada perimbangan. Yang dilakukan itu bukan banyak tidaknya per kabupaten. Ada bantuan nasional, bantuan provinsi, ada bantuan kabupaten/kota. Kalau saya lihat formasinya tinggi bantuan nasional, saya kurangi di provinsi. Kalau kabupatennya agak kuat, saya tambahkan. Tapi saya lihat nasionalnya dulu. Karena di Sulawesi Selatan ini tidak banyak yang mendapatkan fasilitas besar. Termasuk saya dorong perbaikan jalan nasional adalah kevarah Luwu. Karena perjalanannya jauh sekali. Kalau Vale ini sudah aktif dan sudah banyak pesawat yang masuk ke sana, harapan saya itu sudah bisa bermanfaat untuk semua dan bisa lebih murah tiketnya kalau sudah disubsisi pak bupati. Saya juga akan menghadap ke bapak menteri perhubungan, akan memperlihatkan ini sebagaimana beliau sudah memberikan lampu hijau jauh sebelum ini jalan. Karena saya juga tidak mau bergerak kalau tidak didukung,” beber Andi Sudirman Sulaiman.
Kedua, memang prosesnya ini tentu bagaimana Vale membantu. Dan setelah anggaran bisa masuk, bantuan sudah bisa digunakan, Insya Allah pelan-pelan akan menjadi representatif di wilayahnya. Dan bagusnya ini, nanti akan sangat stretagis. Karena kalau sudah ada penerbangan, bisnis akan bagus. Dan bagusnya lagi ini menjadi salah satu bentuk komitmen PT Vale yang mau berbuat banyak untuk warganya dan Vale bisa menjadi contoh sistem pertambangan di Indonesia. (mir)

