PAREPARE, BKM — Setelah Perusahaan Gakken Jepang, kini giliran perusahaan Noren yang merupakan bergerak di bidang bisnis dan industri melirik Parepare untuk berinvestasi.
Perusahaan tersebut akan berinvestasi di bidang Perikanan dan Kelautan. Hal ini dilakukan karena Parepare telah mendapatkan penghargaan dari IFAD sebagai terbaik pertama di Indonesia dalam mensejahterakan masyarakat pesisir. Juga 30 persen masyarakat Parepare berada di pesisir.
Wali Kota Parepare, HM Taufan Pawe, Jumat (22/4) menyampaikan apresiasi yang kepada Presiden Noren, Mr. Daisuke Komma atas pemilihan Parepare sebagai tempat berinvestasi. Ini tidak lepas dari dukungan tim Unhas yang telah memfasilitasi investor Jepang ke Parepare.
Mr Komma, mengungkapkan bentuk kerjasama yang akan dilakukan yaitu dengan menerapkan teknologi hutan bawah laut dengan model pembuatan konservasi yang luasan nya sebesar 25 hektar. Cara kerja sistem ini, yaitu untuk membentuk ekosistem laut agar ikan-ikan yang ada dibawah laut dapat masuk kedalamnya, sehingga akan diperoleh ikan-ikan yang segar nantinya.
Menurut Komma, ada 4 unit alat yang akan digunakan pada rumah hutan bawah laut tersebut dengan luasan 25 hektar. “Luasan 25 hektar tetapi dampak yang ditimbulkan sama dengan 100 hektar”, jelasnya.
“Dengan adanya teknologi ini, akan lebih meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir pantai”, tandas Wali Kota. (smr/C)
Investor Jepang Lirik Parepare
×

