SOPPENG, BKM — Pemkab Soppeng menggelar dzikir, taiziah dan doa bersama di Masjid Agung Darussalam Watansoppeng dalam rangka Hari As’Syura 10 Muharram 1444 H dan menyambut HUT RI ke 77, Senin (8/8).
Bupati Soppeng, HA Kaswadi Razak mengatakan pada 10 Muharram Allah Swt menjadikan sejarah kebangkitan dan kejatuhan sebagai pelajaran bagi umat yang datang kemudian dan juga sebagai pemisah antara umat yang beriman kepada Allah SWT dan orang-orang yang ingkar kepadaNya. Pada 10 Muharram Allah SWT memberikan kemenangan kepada para Nabi terdahulu.
“Mari kita mengikuti dan mengambil hikmah yang benar dari 10 Muharram ini dengan meningkatkan keimanan dan ketakwaan, memupuk kebersamaan, rasa persatuan guna mewujudkan Soppeng yang kita cintai dibawah ridha dan ampunan Allah SWT demi mewujudkan Kabupaten Soppeng yang lebih melayani maju dan sejahtera,”ajak Andi Kaswadi.
Untuk itu lanjut Kaswadi atas nama Pemkab segenap lapisan masyarakat senantiasa terus berusaha agar setiap elemen yang ada di Kabupaten Soppeng senantiasa menyadari bahwa ada kewajiban yang menjadi keharusan bagi kita umat muslim.
”Mari kita saling mengingatkan saudara-saudara kita dengan kebaikan apalagi ini merupakan hal yang sangat penting yang kami anggap bahwa kesempatan yang berbahagia ini kita juga mendapatkan suatu wejangan dari para ulama kita karena kita semua tidak luput dari kekhilafan,” jelasnya.
Dia menjelaskan Pemkab telah melaksanakan kegiatan keagamaan termasuk pelaksanaan MTQ mulai dari tingkat kecamatan, kabupaten, provinsi dan tingkat nasional.
”Alhamdulillah tahun ini Kabupaten Soppeng berhasil meraih juara 1 MTQ tingkat provinsi untuk kategori tilawah dewasa putra dan akan mewakili Provinsi Sulsel di tingkat nasional di Banjarmasin Oktober mendatang,” jelasnya.
“Harapan saya, marilah kita meningkatkan keimanan dan ketakwaan kita kepada Allah SWT dengan memperbanyak dzikir, infaq dan sedekah, tetap mewaspadai penyebaran covid- 19 serta tetap menerapkan Prokes. Bagi masyarakat yang belum divaksin agar segera melaksanakan vaksinasi”harap Kaswadi
Pembawa tauziah Ustadz H Andi Muhammad Akmal, dosen FSH UIN Alauddin Makassar. (ono/C)

