MAKALE, BKM — Ketua DPRD Tana Toraja, Welem Sambolangi menjelaskan bahwa Tana Toraja kini kekurangan pejabat eselon II. Hal itu yang membuat pascamutasi beberapa waktu lalu masih ada 10 jabatan pimpinan OPD yang terpaksa lowong.
Ke-10 jabatan Eselon II yang lowong yakni Sekkab, Dinas PUPR, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Dinas Perhubungan, Dinas Pertanian, Kesbangpol Linmas, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda).
””Untuk mengisi jabatan strategis tersebut, Pemkab wajib melakukan lelang jabatan sesuai regulasi ditetapkan,” ujar Welem saat menerima aspirasi Perhimpunan Mahasiwa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Toraja di loby DPRD Tana Toraja, Senin (29/8).
Welem mengkatakan mengisi kekosongan jabatan Kepala OPD, Bupati mengangkat Pejabat Pelaksana harian (PLH) dan pejabat pelaksana tugas (PLT).
”Dengan banyaknya pejabat eselon II yang pensiun sehingga sejumlah jabatan belum bisa diisi, ”ujar Welem.
Ketua Komisi I DPRD Tator Stefanus Maluangan mengatakan Ranperda kelembagaan sedang dibahas Pansus DPRD. Sangat tepat jika Perda disahkan kemudian Pemkab melakukan lelang jabatan.
”Secepatnya dewan merampungkan pembahasan Ranperda kelembagaan ditetapkan jadi Perda sebagai dasar Pemkab melakukan lelang jabatan eselon II,” tandas Stefanus. (gus/C)

