MAKASSAR, BKM — Manulife Indonesia melaporkan pertumbuhan bisnis konsolidasinya yang stabil pada tahun 2015. Pendapatan bersih premi asuransi meningkat 3 persen dibanding tahun 2014 yang didorong kenaikan pendapatan premi lanjutan (renewal) produk individu dan group saving. Total premi lanjutan melonjak sekitar 16 persen yang memperlihatkan tingkat persistensi kuat. Sementara itu, basis nasabah bertumbuh sebesar 2 persen menjadi lebih dari 2,2 juta. ”Pertumbuhan premi lanjutan merupakan indikasi semakin meningkatnya kepercayaan dan keyakinan nasabah kami serta mencerminkan kualitas layanan dan rekomendasi keuangan yang kami berikan. Sementara itu, peningkatan jumlah nasabah menunjukkan komitmen kami untuk melindungi lebih banyak keluarga Indonesia serta membantu mereka mencapai tujuan keuangan mereka,” kata Sutikno Sjarif, Direktur Manulife Indonesia, kemarin.
Selain itu, Manulife Indonesia terus mempertahankan posisi modal yang sangat sehat untuk mendukung keseluruhan operasi bisnisnya dengan Modal Berbasis Risiko atau Risk-based Capital (RBC) sebesar 495 persen, jauh melampaui batas minimum 120 persen yang disyaratkan pemerintah.
Manulife tetap berfokus pada visinya untuk membantu masyarakat mewujudkan impian dan aspirasi mereka. Perusahaan telah membayarkan klaim asuransi, nilai tunai penyerahan polis, anuitas dan manfaat lain senilai Rp5,6 triliun sebagai wujud komitmennya terhadap nasabah. Saat ini, perusahaan dipercaya 2,2 juta nasabahnya untuk mengelola lebih dari Rp50,2 triliun dana mereka.
Sutikno mengatakan, komitmen Manulife Indonesia untuk membantu nasabah mewujudkan impian dan aspirasinya tercermin dari upaya perusahaan menawarkan berbagai solusi inovatif dan menyediakan pengalaman nasabah yang tak tertandingi. ”Kami terus melakukan investasi penting untuk memastikan kami tetap dapat memenuhi kebutuhan nasabah kami,” katanya.
Pada tahun 2015, Manulife Indonesia meluncurkan e-Solution, sebuah otomasi proses transaksi penjualan asuransi (straight-through processing) yang pertama di Indonesia dan situs nasabah MiAccount yang dirancang secara khusus untuk mempermudah nasabah mengakses informasi akun mereka dan mengajukan klaim. Manulife Indonesia juga meluncurkan sejumlah solusi inovatif, yaitu:
MiUltimate HealthCare, solusi asuransi kesehatan dengan pembayaran klaim sesuai jumlah tagihan, yang memberi imbalan berupa diskon premi lanjutan kepada nasabah yang berkomitmen untuk tetap terhubung dengan Manulife dan menjalankan gaya hidup sehat, dan MiGolden Retirement, solusi dana pensiun individu yang memungkinkan nasabah untuk mempersiapkan masa depan yang lebih baik.
Komitmen perusahaan untuk melayani kebutuhan nasabahnya dengan lebih baik juga telah diakui industri. Dalam penghargaan Indonesia Insurance Consumer Choice Award 2015, Manulife Indonesia menyabet gelar Top 3 Best Customer Choice for Life Insurance Company untuk dua kategori: Asuransi Jiwa dan Kesehatan serta Asuransi Pendidikan. Manulife Indonesia juga meraih peringkat ‘Diamond’ pada penghargaan Service Quality Award 2015 dan peringkat pertama sebagai perusahaan terbaik dalam acara Excellence Service Experience Award (ESEA) 2015 untuk kategori Asuransi Jiwa dan Asuransi Kesehatan.
Beberapa waktu lalu, Manulife meluncurkan sebuah program yang disebut ‘Mission Extraordinary’ untuk membentuk tim agen atau penasihat keuangan elit untuk memenuhi kebutuhan nasabah yang kian berkembang dengan menggunakan 3 pendekatan, yakni Connect, Customize, dan Grow.
”Kami tetap berfokus pada program perekrutan dan pelatihan yang berkualitas agar jalur agency kami dapat bertumbuh secara berkelanjutan. Saat ini, kami memiliki lebih dari 8.000 agen profesional yang siap membantu nasabah untuk membuat perencanaan yang sesuai dengan kebutuhan mereka dan tetap fokus untuk mencapai tujuan keuangan mereka,” jelas Sutikno.
Manulife Indonesia juga memperluas cakupan dan jangkauan pasarnya melalui distribusi kemitraan dengan bank. Tahun lalu, Manulife meluncurkan beberapa kemitraan dengan bank baru, terutama dengan Bank Muamalat Indonesia, bank Syariah tertua di Indonesia. Manulife juga meluncurkan kemitraan di tingkat Asia dengan Bank DBS; kerja sama asuransi jiwa kredit dengan bank pemberi pinjaman terbesar di Indonesia, Bank Rakyat Indonesia (BRI); serta kemitraan distribusi dengan Bank OCBC NISP. (mir)
Pertumbuhan Manulife Indonesia Stabil
×

