pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Kebutuhan Masyarakat Harus Stabil

MAMUJU, BKM — Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Pemprov) Sulbar melalui Sekprov Sulbar, Ismail Zainuddin telah melakukan rapat koordinasi (Rakor) bersama seluruh stakeholder. Dalam Rakor ini membahas tentang kesiapan pangan dan dukungan transportasi dalam memenuhi kebutuhan masyarakat dalam menghadapi bulan suci Ramadhan dan lebaran Idul Fitri tahun 2016 ini.
Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Sulbar sendiri telah melakukan pemantauan perkembangan harga-harga komoditas utama yang sering menyebabkan tekanan inflasi pada saat bulan puasa dan hari raya. Sekprov Sulbar, Ismail Zainuddi yang juga ketua TPID Sulbar, menyampaikan, berdasarkan hasil pantauan, terdapat 9 komoditas yang bisa menyebabkan kenaikan inflasi pada waktu tersebut, yakni beras, ikan (cakalang, layang, benggol), udang basah, telur ayam ras, ayam hidup, daging ayam, daging sapi, bahan bakar dan angkutan udara. ?
”Dari sembilan komoditas tersebut, paling berpengaruh adalah beras dan bahan bakar. Untuk mengatasi masalah tersebut, produksi beras di Sulbar yang akan difokuskan untuk memenuhi pasar dalam jumlah banyak terlebih dahulu,” katanya di Mamuju, akhir pekan lalu.
Di gudang Bulog sendiri saat ini jumlah stok beras masih cukup banyak, yakni mencapai kisaran 700 ribuan ton beras. Begitu pula dengan penanganan bahan bakar minyak (BBM), Pemprov Sulbar akan melakukan penambahan volume BBM sebanyak 20 ribu liter pada setiap SPBU yang ada di wilayah Sulbar.
”Kami di Pemprov Sulbar saat ini tetap melakukan langkah mengatasi segala permasalahan yang ada. Untuk itu, kami tetapo melakukan koordinasi yang kuat bersama stakeholder dan penegak hukum,” tegasnya. (ala/mir/c)



×


Kebutuhan Masyarakat Harus Stabil

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar