MAKASSAR, BKM–Mempopulerkan kanker ataupun menyebarkan virus kanker tentunya dalam makna yang sangat positif. Membuat masyarakat perhatian, peduli dan mau tahu tentang kanker. Bukan sebatas peduli pada para pejuang kanker,tapi lebih jauh pada pencegahannya atau menghindarinya, dan sampai pada tahapan mendorong untuk melakukan konsultasi dan pengobatan secara benar jika sudah terdeteksi.
Hal tersebut dikatakan Pengurus Think Survive & ISKI Sulsel, Citra Rosalyn Anwar melalui rilisnya ke BKM, Senin (9/5).
Menurut Citra, menyampaikan informasi kanker baik pada masyarakat awam maupun mereka yang terdeteksi kanker, bukanlah hal yang mudah bahkan menjadi sulit karena berbenturan dengan banyak hal, terutama kesadaran dari individu dan masyarakat sendiri.
Bahkan, urusan kesehatan masyarakat baru tersadar ketika menjadi “hits” melalui media atau menjadi wabah. Sebut saja Flu burung,Virus Zika,tragedy pasien kanker yang terlantar kemudian diposting oleh selebriti dengan follower yang banyak. Atau ingatkah banyaknya pesan yang beredar melalui pesan singkat,cara menangani orang yang stroke, tanaman hias yang menyebabkan kanker,virus HIV yang disebarkan melalui pekerja minuman kaleng, dan lainnya sebagainya. Pesan itu terus saja beredar meski bantahan telah dilakukan.
“Informasi kesehatan sebenarnya menarik minat masyarakat. Hanya saja, informasi yang benar sulit ditemukan. Masyarakat masih bergantung pada pengobatan, bukan pencegahan. Bahkan seminar, maupun pelatihan Yoga For Cancer yang menjadi programThink Survive, tetap saja susah untuk menghadirkan masyarakat, meskipun seminar tersebut tanpa dipungut bayaran,” katanya.
Bandingkan dengan seminar budaya pop,misalnya talkshow kecantikan,penampilan, atau motivasi financial, meskipun berbayar tetap saja ramai didatangi. Bukan mengecilkan tetapi cukup menunjukkan kekuatan popularitas.
Untuk itu, dengan usaha dan keyakinan, besar harapan kanker akhirnya akan menjadi populer. Pencegahan akan lebih mudah dilakukan seiring meningkatnya minat masyarakat untuk melakukan deteksi dini. Para pejuang kanker pun akan lebih berpeluang, bila penanganannya tepat. Setiap individu dengan atau tanpa kanker, harusnya mampu berpikir dan bertindak untuk berjuang, bukan untuk hidup, tapi hidup sehat tanpa kanker.”Ikutlah menjadi bagian dari gerakan mempopulerkan kanker ini, tidak hanya sebatas donasi,tapi ikut dalam gerakan pencegahan,menyebarkan informasi yang tepat, deteksi dini dan hidup sehat. Mulai dengan diri sendiri satu saat,kanker akan menjadi trend dimana melakukan deteksi dini, pengobatan yang tepat dan pola hidup yang sehatlah yang populer,” harapnya.(rls)
Kanker Perlu Dipopulerkan
×

