MAKASSAR, BKM– Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar kembali akan merehab sejumlah bangunan di gedung wakil rakyat tersebut. Tahun ini anggaran untuk rehabilitasi Kantor Gedung DPRD Kota Makassar mencapai Rp 1,4 milliar.
Di tahun sebelumnya, sejumlah ruangan juga telah direhabilitasi dengan anggaran sebesar Rp600 juta yang bersumber sepenuhnya dari anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Pemerintah Kota Makassar.
Kepala Sub Bagian Humas Sekretariat Dewan (Sekwan) DPRD Kota Makassar Danial Katto, membenarkan jika sejumlah ruangan akan direhab. Menurutnya, anggaran rehabilitasi gedung dewan itu untuk perawatan dan perbaikan gedung. Bahkan setiap tahun selalu dianggarkan dengan jumlah anggaran yang berubah-ubah tergantung kondisi ruangan yang akan direhabilitasi.
“Kalau pemeliharaan itu meliputi pintu, plafon dan genset kalau gedung DPRD ini. Sekarang ini kita rancang pengerjaan dan pembenahan di beberapa sudut luar maupun dalam lantai 2. Tapi sudah beberapa ruang komisi juga kita akan rehabilitasi, utamanya komisi B dan D karena plafonnya yang sudah melengkung turun,” ungkapnya saat dikonfirmasi, akhir pekan kemarin.
Lanjut mantan kasubag Perlengkapan ini bahwa, rehabilitasi gedung DPRD Makassar sangat diperlukan menginggat selama ini rehabilitasi gedung hanya menggunakan sistem tambal sulam sehingga sewaktu-waktu akan ada pembenahan pembangunan kembali.
“Kemarin kita sudah perbaiki di ruangan komisi B dan komisi D tapi disini sistemnya tambal sulam, itulah kenapa mau juga dibenahi, begitupun dengan lantai 2 dan 3 seperti di bagian pintu, plafon,”katanya.
Renovasi gedung DPRD Kota Makassar saat ini dilakukan untuk dua lantai. Lantai pertama dibuatkan gudang khusus perlengkapan, baik barang baru maupun barang yang akan diperbaiki. Sedangkan untuk lantai dua, dilakukan renovasi untuk ruangan Wakil Ketua DPRD Makassar. “Kita mau secepatnya ada perbaikan atap di lantai 3, biar akarnya ini bisa diperbaiki,” ujarnya.
Dari segi kebutuhan, Daniel menyebut, gedung DPRD Makassar memang banyak yang perlu dibenahi. Hanya saja, anggaran terbatas sebelumnya, ada banyak ruangan yang kini membutuhkan rehabilitasi sebab sudah kondisi memprihatikan.
“Bahkan beberapa anggota dewan sudah bergurau mengenai plafon komisi ketika rapat contoh atap, plafon. Termasuk itu belum diperbaiki di lantai 3. Tapi sudah dianggarkan di Dinas PU Makassar sebesar Rp5 milliar serta ruangan paripurna juga mau direnovasi. Ini semua ingin kita benahi dan tuntaskan,” jelasnya.
Sebelumnya, Sekretaris DPRD Makassar H Dahyal menegaskan, jika pekerjaan dilakukan bukan membangun tetapi merehab jika ada ruangan yang sudah perlu diperbaiki.”Pekerjaan hanya sebatas merehab saja tidak membangun baru,”ujarnya.(ita)

