MAKASSAR,BKM.COM–BERSTATUS sebagai seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) tak menghentikan langkah Fitriana untuk menekuni hobinya. Ia yang suka menyanyi kemudian memilih untuk terjun ke dunia film. Beberapa judul film pendek telah dilakonkannya.
BUNDA Fitri, begitu ia akrab disapa di kalangan talent yang ditemaninya bermain film. Ketertarikannya di dunia entertaint berawal ketika Fitri ikut workshop film di Makassar. Di situ ia kenal dengan seorang produser, yang menyampaikan bahwa pihaknya akan memproduksi sebuah film.
”Kalau mau ikut silakan, begitu katanya. Saya kemudian ikut sekaligus mengasah akting. Dari situ akhirnya biasa ikut main film-film pendek. Termasuk yang dilombakan dalam festival film,” tutur Fitri yang hadir menjadi tamu siniar untuk kanal Youtube Berita Kota Makassar, Minggu (18/6).
Apakah bermain film tidak mengganggu tugas-tugasnya sebagai seorang ASN? Fitri yang bekerja di Dinas Kesehatan Kabupaten Barru itu mengaku bisa mengatur antara waktu kantor dan proses syuting.
”Saya kan bertugas dari Senin sampai Jumat. Dua hari weekend saya ke Makassar yang menjadi tempat pengambilan gambar,” ujarnya.
Dari sejumlah film yang dibintanginya, Lost Money disebut oleh Fitri yang paling berkesan. Selain karena diikutkan pada festival film di Makassar, proses pengambilan gambar film ini bahkan tembus pagi.
‘
‘Waktu itu syutingnya hari Minggu di Jalan Hertasning. Senin subuh baru selesai pengambulan gambar. Jam delapan pagi baru tiba di Barru dan tetap masuk kantor,” imbuhnya.
Yang tak akan dilupakannya juga ada kebersamaan dan makan bareng bersama pemain lain.Mereka kian lebih dekat saat berada di lokasi syuting.
Support yang kuat juga datang dari keluarga. Menurut Fitri, suami dan anak-anaknya cukup mengerti dengan apa yang dilakukannya. Bahkan anaknya yang bungsu juga dilibatkan berlakon dalam film Lost Money.
”Bahkan suami juga antar saya ke lokasi syuting. Dia melihat langsung prosesnya yang syuting sampai pagi,” jelasnya.
Dukungan juga dari pimpinan dan teman kerjanya. Mereka sempat kaget dengan kemampuan akting Fitri. Apalagi mendapatkan peran utama sebagai bunda di film Lost Money.
Disamping kemampuannya berakting, Fitri yang juga Ketua Dharma Wanita Unit Dinas PU Kabupaten Barru ternyata juga hobi menyanyi. Ia pun sering ikut kompetisi. Selain untuk mencari pengalaman, ibu empat anak ini mengaku ingin belajar tentang yeknik beryanyi yang baik dari para juri.
”Actionnya, kalau ada kegiatan di kantor atau acara pernikahan saya juga bisa menyanyi,” imbuhnya sambil tertawa.
Fitri yang mengaku otodidak dalam bermain film dan menyanyi, saat ini tengah dalam proses pembuatan lagu daerah. Sudah ada liriknya dan tinggal menunggu musiknya.
Dalam kapasitasnya sebagai ASN, Fitri menyebut dirinya ditugaskan di Dinas Kesehatan Kabupaten Barru sejak tahun 1998. Tugasnya di bidang kefarmasian. Dari 12 Puskesmas yang ada di Barru, tugas Fitri di dalamnya adalah mendistribusikan obat-obatannya, bahan medis habis pakai, serta vaksin.
Ada niat mulia Fitri yang juga menjabat sebagai ketua PARFI Kota Parepare. ”Karena sudah terlanjut nyemplung ke dunia film, saya mau nantinya ada sebuah film yang diproduksi khusus memperkenalkan Parepare atau Barru. Terutama tentang obyek wisatanya. Sebiasa mungkin ada pesan yang bisa disampaikan di dalamnya,” tandas Fitri. (*/rus)

