MAKASSAR, BKM — Atlet Sepak Takraw Timnas Indonesia tampil gemilang dengan sukses membawa pulang empat medali diajang 36thn King’S Cup 2023 Sepak Takraw World Cup Thailand baru-baru ini.
Empat medali yang direbut Indonesia tiga diantara di raih tim putri yakni nomor quadrant (medali perak) setelah dihentikan Vietnam difinal dengan skor 0-2. Nomor tim dan regu masing-masing meraih medali perunggu usai kalah atas Thailand 0-2 dan Korea 1-2.
Sedangkan tim putra membawa pulang medali perak setelah bertarung ketat dengan tim Korea dengan skor tipis 1-2 (21-19, 19-21 dan 17-21).
Coach Timnas Sepak Takraw Putra Andi Nur Alim mengatakan timnya sudah bermain luar biasa difinal namun faktor keberuntungan belum berpihak pada Indonesia.
Para atlet yang bertanding yakni Muhammad Hardiansyah Muliang, Andi tri Sandi Saputra, Rusdi, Diky Apriyadi, Victoria Eka Prasetya, M.Hafizh, Dedi Setiawan, Pangeran Warna Kapito, Anwar Budianto, Jelki Ladada dan Rezanov Kurniawan sudah sesuai harapan.
“Tapi itu tadi lawan lebih beruntung kali ini. Apalagi perolehan poin juga sangat ketat,” ujar Nur Alim.
Coach Timnas Putri Indonesia Dr Ramli menjelaskan raihan tiga medali bagi tim asuhannya tidak lepas dari kerja keras pengurus PSTI Sulsel dalam melakukan pembinaan kepada atlet Sulsel yang bermain di Timnas.
“Timnas putri raih satu medali perak dan dua medali perunggu. Ini sudah sangat baik tapi berikutnya akan ditingkatkan lagi,” harapnya.
Sementara Ketua Pengprov PSTI Sulsel H Surianto dan Sekum PSTI Sulsel Nukrawi Nawir mengaku puas dengan torehan prestasi yang diraih Timnas di Thailand. Apalagi skuad Timnas banyak diperkuat pemain asal Sulsel.
Menurutnya proses pembinaan yang dilakukan dalam lima tahun terakhir mampu membangkitkan Sepak Takraw Indonesia khususnya Sulsel di Asia Tenggara.
“Tidak mudah berprestasi di level Asia dan pengurus tentu bangga dengan capaian ini. Kedepan semoga bisa ditingkatkan lagi,” ujar Surianto yang juga calon kuat Walikota Parepare ini kemarin.
Sementara Wakil Ketua PSTI Sulsel Prof Dr Hasmiyati yang juga Dekan FIK UNM ini memberikan apresiasi kepada tim pelatih yang sukses meraih prestasi gemilang di ajang tersebut.
Menurut Hasmiyati, hasil ini patut disyukuri dan yang masih dinilai kurang akan dilakukan evaluasi agar penampilan tim dimasa mendatang bisa lebih baik.
“Kita tentu selalu ingin yang terbaik. Makanya kekurangan dan kelemahan yang masih ada sudah menjadi tugas pengurus dan pelatih melakukan perbaikan-perbaikan. Saya pikir ini juga sejalan dengan program latihan di Timnas,” tandas Calon Rektor UNM ini kemarin. (Rls)

