MAKASSAR, BKM — Dukungan Rektor UNM Prof. Dr. H. Husain Syam, M. TP. IPU. Asean-Eng bagi PSTI Sulsel dan Timnas Sepaktakraw Indonesia dalam empat tahun terakhir menunjukkan hasil yang positif.
Disetiap penampilannya, Timnas Indonesia yang diperkuat para pesepaktakraw asal Sulsel kerap berbuah manis dengan berhasil meraih medali.
Teranyar, Timnas Sepaktakraw Indonesia tampil trengginas diajang King’s Cup 2023 Sepak Takraw World Cup Thailand dengan sukses membawa pulang empat medali — dua medali perak dan dua medali perunggu.
Coach Timnas Sepaktakraw Indonesia Dr Ramli menjelaskan dua medali perak diraih melalui nomor quadrant putri setelah difinal kalah atas Vietnam dengan skor 0-2 dan tim putra kalah atas Korea usai bertarung ketat dengan skor tipis 1-2 (21-19, 19-21 dan 17-21).
Sedangkan dua medali perunggu direbut lewat nomor tim dan regu putri setelah di semifinal harus mengakui keunggulan Timnas Thailand 0-2 dan Korea 1-2.
“Secara umum penampilan para atlet sudah sangat baik. Hanya saja tim negara lain juga tampil lebih baik dari kami dan inilah hasilnya. Kedepan kami dijajaran pelatih tentu akan melakukan perbaikan-perbaikan agar hasilnya bisa lebih baik dari yang sekarang,” ujar Dr Ramli.
Sementara itu Sekretaris Pengprov PSTI Sulsel yang juga Ketua Jurusan PKO FIK UNM Dr Nukrawi Nawir, M.Kes.AIFO menambahkan keberhasilan Timnas Sepaktakraw Indonesia sangat terbantu dengan kehadiran Rektor UNM Prof. Dr. H. Husain Syam sebagai Tim Manager di Korat Ibu Kota Provinsi Nakhon Rakhasima Thailand.
“Beliau (Rektor-red) sangat mensupport Timnas Sepaktakraw Indonesia baik secara finansial maupun psikhis,” tandas Nukrawi. Dijelaskan Nukrawi Bapak Rektor tak henti-hentinya memberikan masukan bahwa jika ingin bersaing dengan Timnas Thailand maka Timnas Indonesia harus berbenah diri dengan memperbaiki kualitas tekong dan penerimaan bola servis dan smash.
Sehingga ketika Timnas memiliki daya serang yang lebih cepat dan efektif maka hal ini bisa membuat Timnas tampil dominan dibandingkan Timnas negara lain.
“Kalau dari aspek teknik dan strategi saya kira samalah iya tapi itu tadi, jajaran pelatih harus meningkatkan daya gedor dan kualitas tekong, penerimaan bola servis dan smash harus dipoles lagi,” jelasnya.
Pemain asal Sulsel yang ikut membela Timnas Indonesia adalah Muh. Hardiansyah Muliang,
Rusdi, Diky Apriyadi,
Andi Try Sandi Sahputra,
Kusnelia dan Fujy Anggy Lestari.
Selama berada di Thailand, Timnas Indonesia didampingi Rektor UNM selalu Manajer Tim, Wakil Rektor II UNM, Dekan FIK UNM, dan Kajur PKO FIK UNM yang juga Sekum PSTI Sulsel. (Ila)
Dukungan Rektor UNM Berbuah Medali Bagi Timnas
×

