pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Banyak Wija to Luwu Memperjuangkan Pemulihan Infrastruktur

Keluarga Arsyad Kasmar Buka Akses Jalan Yang Tertutup Material

MAKASSAR, BKM–Politisi Partai Gerindra Aisyah Tiar Arsyad, yang juga bakal calon anggota legislatif (Bacaleg) DPR RI melalui daerah pemilihan (Dapil) Sulsel III Aisyah Tiar Arsyad, rupanya sejak lama telah memberikan sumbangsih yang besar bagi masyarakat tanah Luwu atau Wija To Luwu.
Selain aktif dalam memperjuangkan pembentukan Kabupaten Luwu Tengah dan Provinsi Luwu Raya, Aisyah dan Ayahnya, Arsyad Kasmar, pengusaha tambang ternama asal Baebunta, Luwu Utara, juga sudah menggelontorkan milyaran dana pribadi untuk membantu masyarakat.

Misalnya saat terjadi banjir bandang di Masamba pada Juli 2020 lalu. Keluarga Aisyah yang pertama memberikan bantuan kemanusiaan bagi para pengungsi. Bahkan pasca banjir, keluarga ini mendahului pemerintah dalam membuka kembali akses jalan yang tertutup material sisa banjir bandang. “Kami adalah orang pertama yang membuka jalan di Masamba pasca bencana banjir bandang 2020 kemarin. Ayah menurunkan alat berat untuk membuka kembali akses jalan yang tertutup. Masih banyak sebenarnya yang keluarga kami sudah lakukan untuk kesejahteraan masyarakat tanah Luwu, tapi tentu tidak etis untuk diumbar karena niat awal kami adalah menolong sesama Wija To Luwu. Nanti amal ibadahnya hilang kalau diumbar,”ujar Aisyah ketika menjawab pertanyaan wartawan berita kota makassar dalam diskusi di Cafe Mama, Makassar, Selasa (19/9).

Aisyah mengumbar fakta tersebut untuk menjawab pertanyaan wartawan terkait sumbangsih keluarga Arsyad Kasmar terhadap masyarakat tanah Luwu, utamanya dalam hal pemulihan insfrastruktur pasca bencana banjir bandang di Luwu Utara.
“Kita bersyukur masih banyak Wija to Luwu yang berbaik hati memperjuangkan pemulihan infrastruktur pasca bencana di Luwu Utara. Meski disayangkan kenapa tidak dari dulu digelontorkan perbaikan infrastrukturnya. Kenapa nanti saat menjelang pemilu baru infrastruktur itu dibenahi. Tapi apapun itu kita sebagai masyarakat Luwu bersyukur masih ada kepedulian para wakil rakyat kita, yang muncul saat menjelang pemilu, untuk memulihkan infrastruktur terumata jalan dan jembatan di Kabupaten Luwu Utara pasca bencana banjir bandang,” ucapnya.
Itu pulalah yang kemudian menjadi alasan utama mengapa Aisyah mencalonkan diri maju di Pemilu 2024 nanti untuk memperjuangkan kepentingan masyarakat secara utuh, bukan karena adanya motif yang terkesan hanya untuk pencitraan diri semata.
“Kami sekeluarga membantu pemulihan infrastruktur waktu itu dengan kondisi kami bukanlah pemegang kebijakan. Saat kami tidak memiliki wewenang kebijakan saja, kami sudah turun tangan. Apalagi kalau misalnya Aisyah duduk di senayan dan menjadi pemegang kebijakan. Tentu upaya kami lebih dari itu,” tandas Aisyah yang juga Dosen Univeristas Al Azhar ini.

Pakar Kebijakan Publik dari Politeknik STIA LAN Makassar, Dr Alam Tauhid Syukur, mengapresiasi program yang disampaikan Aisyah. Menurutnya, program Aisyah sejalan dengan tujuan Sustainable Development Goals (SDGs) yang diprioritaskan pemerintah dunia saat ini.
“Bagusnya karena sistem pemilu masih proporsional terbuka. Dengan sistem ini, masyarakat tidak mungkin membeli kucing dalam karung. Tetapi memiliki kebebasan untuk memilih siapa dan dari partai mana yang mewakili suara mereka di parlemen,” beber Alam.
Pengamat politik dari Unismuh, Dr Ridwan Fawallang, pun sepakat bahwa Aisyah adalah pilihan yang tepat bagi masyarakat Dapil III agar aspirasi mereka benar-benar diperjuangan oleh perwakilannya di parlemen. Sebab secara finansial, Aisyah sudah jauh dari kata mapan dan bukan nyaleg dalam rangka mencari sumber penghasilan/pekerjaan, tetapi untuk kembali mengabdi bagi kampung halamannya, Provinsi Sulsel.
“Itu artinya dibutuhkan tangan-tangan dingin yang bertanggung jawab dan afirmatif terhadap kebutuhan-kebutuhan masyarakat, seperti Aisyah Tiar Arsyad,” tegas Ridwan. (rif)



×


Banyak Wija to Luwu Memperjuangkan Pemulihan Infrastruktur

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link