pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

PaperOne, Produk Kertas Berkualitas Ramah Lingkungan, Kini Rambah 110 Negara di Dunia

MAKASSAR, BKM — Anda butuh kertas unggulan untuk kebutuhan cetak rumahan, kantor, dan niaga, maka PaperOne lah pilihan utamanya. Karena kertas PaperOne dibuat dibuat dari bubuk kayu atau pulp. Jauh berbeda dengan sejumlah produsen kertas di dalam negeri maupun luar negeri yang lebih memilih menggunakan kertas daur ulang. Atau bahkan mencampur kertas daur ulang tersebut dengan pulp.
Karena biaya produksinya yang tentu relatif lebih rendah jika menggunakan bahan baku pulp. Jadi mereka juga menjual produksi kertasnya kepada konsumen atau masyarakat dengan harga tentu bisa lebih murah.
Sementara kebanyakan konsumen memang selalu mencari harga lebih murah. Tanpa mereka mempertimbangkan kualitas kertas yang dibelinya. Padahal, dengan menggunakan kertas berkualitas premium seperti PaperOne akan menghasilkan cetakan jauh lebih memuaskan dibadingkan mrnggunakan kertas lain, membuat usia alat cetak atau printer bisa lebih panjang. Juga, penggunaan tinta bisa lebih irit hingga 18 persen

Perhatikan Dampak Lingkungan
Hadir di pasar dalam negeri sejak 25 tahun silam atau tepatnya pada tahun 1998, PaperOne telah menjadi produk kertas unggulan untuk kebutuhan cetak rumahan, kantor, dan niaga.
Secara konsisten, PaperOne yang diproduksi dan dipasarkan melalui Grup APRIL, telah melakukan inovasi untuk menghasilkan produk kertas premium berkualitas tinggi.
Namun tentunya tetap memperhatikan dampak lingkungan. Sehingga tidak mengherankan jika di usianya ke-25 tahun, PaperOne telah diekspor ke lebih dari 110 negara.
Menghasilkan kertas dengan mutu terbaik dan memberikan dampak seminimal mungkin terhadap lingkungan selalu menjadi prioritas utama PaperOne.
Produk kertas PaperOne telah mengantongi sertifikat Programme for the Endorsement of Forest Certification (PEFC), yaitu sistem sertifikasi hutan internasional dalam upaya mendukung hutan berkelanjutan secara ekologi, sosial dan ekonomi.
PaperOne menghadirkan rangkaian produk kertas bermutu yang terbuat dari 100 persen serat terbarukan dan menawarkan solusi terbaik untuk keperluan cetak dan copy. Kertas terbuat dari bubur kayu (pulp) yang dihasilkan dari pohon yang ditebang dalam kawasan Hutan Tanaman Industri (HTI).
Terkadang, persepsi tentang produksi hingga penggunaan kertas dianggap negatif oleh sebagian orang. Padahal, dengan pengelolaan yang tepat, mulai dari pengelolaan hutan berkelanjutan sebagai sumber utama bahan baku kertas, proses produksi yang ramah lingkungan, hingga pemanfaatan kertas yang telah terpakai atau daur ulang. Semua hal tersebut dapat memberikan kontribusi positif.

Komitmen Berkelanjutan
Grup APRIL sebagai produsen PaperOne memiliki program komitmen berkelanjutan APRIL2030. Yaitu komitmen untuk memberikan dampak positif bagi alam, iklim, serta pengembangan masyarakat dengan tetap menjadi perusahaan yang terus tumbuh dan senantiasa memperhatikan aspek keberlanjutan.
Visi jangka panjang berkelanjutan ini meliputi target untuk menurunkan emisi karbon secara drastis dan mencapai nol emisi karbon dari penggunaan lahan, memastikan tidak adanya area konservasi dan restorasi yang hilang, mendukung area lanskap berkembang. Dimana proses produksi APRIL hanya akan menggunakan bahan dari sumber terbarukan untuk melindungi hutan dan keanekaragaman hayati, kemajuan inklusif untuk masyarakat serta pertumbuhan berkelanjutan.
”Kami percaya bahwa prinsip-prinsip Pengelolaan Hutan Berkelanjutan adalah bagian penting dari solusi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi secara berkelanjutan dan memberi manfaat sosial dalam jangka panjang bagi bangsa Indonesia. Momen 25 tahun PaperOne ini semakin memantapkan komitmen kami untuk menghasilkan kertas berkualitas tinggi dengan dampak serendah mungkin pada lingkungan,” Sihol Aritonang, Direktur Utama PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP), unit operasional APRIL Group.
Melalui Grup APRIL yang merupakan salah satu penghasil pulp dan kertas terbesar dengan teknologi terkini dan terefisien di dunia. Sumbangsih 25 tahun PaperOne kepada bumi Indonesia yaitu telah menciptakan sekitar 9.000 lapangan kerja secara langsung dan membuka kesempatan kerja untuk sekitar 90.000 orang secara tidak langsung.
Permasalahan global yang terjadi saat ini adalah perubahan iklim. Hasil kesepakatan Persetujuan Paris 2015, yaitu negara yang hadir diminta untuk ikut menjaga tingkat pemanasan global agar tetap berada di bawah 2 derajat Celcius untuk mencegah bencana perubahan iklim.
Komitmen APRIL2030 telah memberikan hasil nyata dalam mencegah perubahan iklim, di antaranya inisiasi penanaman lebih dari 150 juta pohon per tahun, lebih 250 ribu Hutan Bernilai Konvservasi Tinggi telah dilestarikan, serta 150.000 hektar hutan sedang menjalani restorasi ekosistem.
Grup APRIL menerapkan sistem legalitas kayu secara menyeluruh untuk mencegah kayu ilegal memasuki rantai pasokan dan produksi. Termasuk kebijakan bebas dari bahan baku yang merusak hutan dan kebijakan bebas pembakaran.
Hutan sebagai paru-paru dunia perlu dijaga kelestariannya dengan mencegah dan mengendalikan kebakaran hutan. Isu polusi udara yang sedang hangat menunjukkan pentingnya peran hutan sebagai penghasil gas oksigen (O2).
Polusi udara timbul dari berbagai macam sumber seperti asap industri, gas buang kendaraan bermotor, termasuk hutan yang terbakar. Untuk itu, perusahaan memiliki kebijakan Manajemen Kebakaran Terpadu yang berfokus pada pencegahan, kesiapsiagaan, pemadaman dan pemulihan.

Bantu Kurangi Risiko Kebakaran
Selama periode rawan kebakaran atau musim kemarau, APRIL meningkatkan patroli darat dan udara untuk memantau insiden terkait kebakaran, serta terus bekerja sama dengan masyarakat setempat untuk membantu mengurangi risiko kebakaran.
Dalam upaya pencegahan kebakaran, APRIL telah bekerja sama dengan masyarakat sejak 2014 melalui Program Desa Bebas Api (Fire Free Village Program/FFVP) dalam mengedukasi dan meningkatkan kesadaran mengenai praktik pengelolaan kehutanan yang bertanggung jawab di desa-desa setempat.
Hingga Juni 2023, sudah ada 42 desa yang berpartisipasi dalam program ini, mencakup kawasan seluas lebih dari 900.000 hektare. Terjadi penurunan lebih dari 90 persen dalam jumlah kebakaran di wilayah yang tercakup dalam program FFVP sejak dimulainya program ini.
PaperOne menerapkan proses produksi sirkuler, di mana bahan-bahan yang telah terpakai diolah kembali demi meminimalisir limbah. Gas berlebih dari proses ini juga dikumpulkan untuk menghasilkan metanol, sumber energi terbarukan yang digunakan sebagai bahan bakar pabrik kertas.
Selain itu, APRIL sedang membangun panel surya berdaya 20 megawatt di lokasi pabriknya di Pangkalan Kerinci, Provinsi Riau. Ini menjadi instalasi surya terbesar milik perusahaan swasta di Indonesia.
Panel surya ini menjadi solusi untuk menuju net zero emission, dengan mengurangi penggunaan bahan bakar fosil dan memberi sumbangan positif terhadap upaya pengurangan emisi gas dan polusi udara, sebagai salah satu komitmen mengurangi perubahan iklim.
Tidak berhenti di sampai situ, sumbangsih PaperOne juga diwujudkan melalui Paper Once More. Yaitu program gerakan peduli lingkungan berupa daur ulang kertas untuk mewujudkan ekonomi sirkular dalam bentuk mempertahankan nilai ekonomi dari produk, material dan sumber daya dalam jangka waktu yang panjang.
Dalam hal ini, PT Datascrip selaku distributor PaperOne, juga berkomitmen untuk terus mendukung dan memasarkan produk kertas berkualitas premium yang dihasilkan dari sebuah proses panjang yang ramah lingkungan, sambil tetap berkontribusi dan bersumbangsih bagi kemajuan dan pengembangan masyarakat sekitar.
”Kami merasa bangga menjadi bagian PaperOne sebagai distributor yang telah berkiprah sejak 25 tahun lalu. Selain menghadirkan produk kertas kualitas premium, PaperOne sebagai brand kertas kelas dunia juga memberikan sumbangsih kepada negara dengan memberikan dampak positif bagi alam, iklim, serta pengembangan masyarakat,” ujar Direktur Bisnis Unit PT Datascrip, Sylvia Linggosari.
Dalam rangka merayakan ulang tahunnya ke-25, PaperOne bekerja sama dengan PT Datascrip mengadakan program donasi untuk mendukung dunia pendidikan di Indonesia.
Dari Program Sumbangsih 25 tahun PaperOne-Datascrip ini sebagian keuntungan dari penjualan produk PaperOne selama periode Oktober sampai Nopember 2023 akan didonasikan ke sekolah-sekolah yang membutuhkan untuk mendukung pendidikan generasi penerus bangsa.

Proses Pembuatan Kertas
Mengutip dari laman Media APRIL, disebutkan, proses pembuatan kertas itu pada dasarnya memiliki lima langkah penting.
Pertama, penelitian di laboratorium kultur jaringan untuk memilih pohon dengan serat terbaik. Bahan utama pembuatan kertas adalah pohon. Namun itu tidak berarti proses pembuatan kertas memangkas sebagian besar pohon di hutan. Di APRIL, kertas yang dihasilkan berasal dari hutan tanaman yang dikelola secara berkelanjutan.
Sistem pengelolaan hutan tanaman di Grup APRIL mengikuti aturan ketat dari Kebijakan Pengelolaan Hutan Tanaman atau disebut juga Sustainable Forest Management Policy (SMFP)
Bahkan, sebagian dari lahan APRIL b disisihkan untuk konservasi, restorasi ekosistem, perlindungan wajib, dan penggunaan oleh masyarakat.
Perjalanan pembuatan kertas dimulai dari Laboratorium Kultur Jaringan. Di sini para peneliti melakukan kloning pada pohon-pohon terbaik yang ditanam.
Utamanya yang memiliki sifat serat yang baik dan tahan terhadap hama dan penyakit. Sampel ini kemudian melalui tahap penggandaan. Dimana, setiap pucuk digunakan untuk menghasilkan ribuan bibit tersendiri.
Bibit terbaik akan memasuki tahap perpanjangan. Dalam tahap ini, bibit akan tumbuh menjadi planlet yang sudah cukup kuat untuk berada di luar ruangan.
Planlet adalah tanaman mini yang tumbuh secara aseptik dalam kondisi terkontrol dan telah memiliki batang, akar, dan daun, serta sudah melakukan respirasi dan fotosintesis.
Kedua, proses penumbuhan pohon muda di kebun bibit. Di sini, planlet dari kultur jaringan, bersamaan dengan potongan kayu tipis yang dihasilkan di kebun bibit, tumbuh menjadi pohon muda yang tingginya sekitar 20 hingga 26 centimeter. Proses yang memakan waktu selama kurang lebih dua bulan.
Selama proses ini, pohon muda tersebut mendapatkan perawatan yang teliti dari para staf kebun bibit. Mereka memastikan semuanya tumbuh dengan baik. Faktanya, kebun bibit dari APRIL menghasilkan sekitar 200 juta pohon muda setiap tahunnya.
Ketiga, pemindahan pohon muda ke perkebunan terbarukan. Pohon muda ini akan tumbuh selama lima hingga enam tahun mendatang. Pohon-pohon ini menyerap CO2 sebagai bahan baku utama untuk tumbuh dan menyediakan oksigen ke udara hingga pohon ini siap untuk dipanen.
Perkebunan milik APRIL ini diatur oleh Sustainable Forest Management Policy 2.0, yang mencegah pembukaan lahan baru dan membuat APRIL menyamai setiap hektare Hutan Tanaman Industri (HTI) dengan satu hektare hutan konservasi. Setelah dipanen, perkebunan akan ditanam dengan pohon muda yang baru dan siklusnya akan terulang kembali.
Keempat, pengolahan bubur kertas menjadi kertas. Batang kayu yang telah dipanen kemudian dipindahkan ke pabrik pulp – salah satu yang terbesar dan paling efisien di dunia – Dimana, batang kayu ini dimasukkan ke dalam debarking drum yang menghilangkan kulit kayu.
Jika tidak dibersihkan, kotoran yang menempel tersebut akan membuat kayu lebih sulit untuk diproses. Batang-batang kayu yang telah dibersihkan kemudian dipindahkan ke dalam pemotong kayu yang akan memotongnya menjadi bagian-bagian kecil. Idealnya sepanjang 7 hingga 45mm dengan ketebalan tidak lebih dari 8mm.
Potongan-potongan kayu tersebut dimasukkan ke dalam digester, di mana seluruhnya akan dimasak dalam suhu 170°C, untuk melepaskan lem alami yang mengikat serat kayu menjadi satu.
Di tahap ini, campurannya adalah pulp yang dapat dikeringkan menjadi produk bervolume tinggi seperti kertas koran. Namun, untuk menghasilkan produk berkualitas tinggi seperti kertas tulis, dibutuhkan beberapa proses lagi.
Kelima, pengolahan bubur kertas menjadi kertas. Pulp dimasukkan ke dalam mesin pembuat kertas yang membentang hampir empat kali lipat panjang kolam renang Olimpiade.
Pulp melewati mesin tersebut dengan kecepatan sekitar 90km/jam, sambil dipanaskan untuk menghilangkan sisa air, sebelum akhirnya diratakan menjadi lembaran.
Kertas tersebut kemudian digulung menjadi gulungan jumbo selebar 8.5 meter. Tahap selanjutnya adalah proses pemotongan. Gulungan jumbo akan dipotong ke dalam ukuran yang menyesuaikan produk akhirnya. Selanjutnya, produk dikemas dan dikirim kepada para pelanggan.
APRIL menyebutkan, seluruh produknya telah tersertifikasi Programme for the Endorsement of Forest Certification, atau PEFC. APRIL telah membantu menciptakan lapangan pekerjaan dan peluang ekonomi di Provinsi Riau di Indonesia. Dimana kontribusi APRIL diestimasikan mencapai 8 persen dari Pendapatan Domestik Bruto (PDB) non-migas daerah tersebut.
Proses pembuatan kertas ini memang sangat penting untuk diketahui masyarakat. Sehingga dapat memilih produk kertas secara berkelanjutan dan memberikan dampak positif bagi lingkungan.
Kertas masih memegang peran yang sangat penting bagi kehidupan kita sehari-hari, meski kian meningkatnya arus digitalisasi. Mulai dari tisu wajah hingga untuk kemasan belanjaan online Anda yang baru saja tiba.
Sebagai salah satu penghasil pulp dan kertas berkelanjutan terbesar di dunia, Grup APRIL menghasilkan barang-barang yang digunakan jutaan orang setiap harinya. Grup APRIL memproduksi kemasan cair, kertas tulis dan percetakan, tisu, tas belanja, kemasan makanan, majalah, dan buku. (mir)



×


PaperOne, Produk Kertas Berkualitas Ramah Lingkungan, Kini Rambah 110 Negara di Dunia

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link