pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

NH: Bagaimana Maju Dipilkada Kalau Gagal di Pileg

IST Prof Dr HAM Nurdin Halid

MAKASSAR, BKM–Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar tetap akan mengevaluasi nama-nama bakal calon Gubernur, wali kota dan bupati yang telah diberi surat tugas.
Evaluasi itu dilakukan setelah pelaksanaan pemilu legislatif (Pileg) dan pemilihan presiden (Pilpres) yang dihelat serentak pada 14 Februari 2024 mendatang.
Menurut Wakil Ketua umum DPP Golkar Prof Dr HAM Nurdin Halid (NH) evaluasi dilakukan untuk mengukur kemampuan dapat meraih kemenangan, baik sebagai calon anggota legislatif (Caleg), perolehan suara dan kursi di parlemen hingg kemampaun dapat memenangkan Pilres nanti.
“Kalau orang gagal di Pileg dan Pilpres, bagaimana mau maju di Pilkada. Indikator pertama harus terpilih dulu di Pileg. Olehnya itu, surat tugas diberikan sebagai strategi golkar yang bagus untuk memicu para Caleg,”ujar NH.
Soal peluang diusung partai di Pilkada setelah mendapat surat tugas, NH menegaskan tidak mutlak, sebab ada evaluasi. Usungan di Pilkada itu diputuskan tim Pilkada DPP. “Ketika dia berprestasi dalam Pileg dan Pilpres, itu salah satu indikator direkomendasikan, namun jika dirinya gagal jangan harap bisa jadi calon bupati atau wali kota.
NH saja tidak menduga jika dirinya juga mendapat penugasan khusus yang ditandatangani langsung oleh ketua umum DPP Golkar Airlangga Hartarto dan Sekjen Lodewijk F Paulus bernomor Sprin/1297/DPP/Golkar/XI/2023.

“Diperintahkan kepada saudara AM Nurdin Halid bakal calon Gubernur Sulsel,” demikian bunyi surat DPP Golkar.

Sebelumnya, NH mendapatkan penugasan maju sebagai Caleg DPR RI.

Mantan Ketua Umum PSSI itu diharapkan membantu menambah elektoral Golkar di Pemilu 2024.

“Izinkan saya konsentrasi dulu penugasan pertama di Pileg 2024. Saya belum memikirkan Pilgub Sulsel,”ujar NH di Warung Coto Sunggu, Kabupaten Gowa Sabtu (25/11).

NH bukan pendatang baru di Pilgub Sulsel. Dirinya telah bertarung pada Pilgub menggandeng Iskandar Manji yang digelar di DPRD Sulsel pada 22 November 2002 dan meraih 18 suara kalah dari pasangan HM Amin Syam yang menggandeng Syahrul Yasin Limpo yang meraih 39 suara.

Demikian pula pasangan Aksa Mahmud yang menggandeng Malik Hambali juga meraih 18 suara.

Dan pada Pilgub tahun 2018, NH berpasangan dengan Abd Aziz Qahhar Mudzakkar meraih 1,1 juta suara, namun kalah dari pasangan Nurdin Abdullah-Andi Sudirman Sulaiman. (rif)



×


NH: Bagaimana Maju Dipilkada Kalau Gagal di Pileg

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link