MAKASSAR, BKM — Selama bulan suci Ramadan dan saat lebaran Idul Fitri 1437 H, PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region (MOR) VII Sulawesi, siap memenuhi kebutuhan BBM dan elpiji masyarakat di wilayah Sulawesi Selatan. Untuk memastikan pendistribusian BBM dan LPG kepada masyarakat berjalan lancar, Pertamina tim satuan tugas (Satgas) Idul Fitri 1437 H akan bertugas pada H-15 hingga H+15 atau sejak 22 Juni sampai 21 Juli 2016.
Demikian diungkapkan General Manager Pertamina MOR VII Sulawesi, Tengku Badarsyah, di ruang rapat Fastron Pertamina, Rabu (1/6). Tim Satgas bertugas melaporkan stok dan kondisi operasional suplai maupun distribusi BBM dan elpiji, memantau, serta mengawasi pelayanan penyaluran BBM dan elpiji kepada masyarakat agar berjalan dengan lancar dan wajar.
”Jelang dan pasca Idul Fitri 1437 H, kami meningkatkan kemampuan suplai premium di SPBU sampai 8 persen di atas konsumsi normal atau sekitar 2.993 kiloliter (KL) per hari. Selama ini, konsumsi normal BBM di Sulsel sebesar 2.770 KL per hari. Begitu pula untuk suplai LPG 3 kilogram (Kg) kepada masyarakat Sulsel dilakukan penambahan sebesar 11 persen di atas kebutuhan normal atau dari 17.731 metrik ton (MT) per bulan menjadi 19.734 MT dibulan Juni serta penambahan 19 persen dibulan Juli atau dari 17.731 MT menjadi 21.088 MT,” jelas Tengku Badarsyah seraya menambahkan, untuk mengantisipasi tidak beroperasinya pangkalan elpiji pada hari raya, pihak Pertamina juga menyiapkan stok LPG 3 kg dan 12 kg di 92 SPBU yang ada di wilayah Sulsel.
Tentang kemungkinan terjadinya permainan harga elpiji ditingkat pangkalan atau pengecer, tambah Tengku, pihaknya juga sudah melakukan langkah antisipasi. Paling tidak, akan membuka pangkalan tandingan di lokasi yang terjadi gejolak harga elpiji atau mengalami kelangkaan. Jadi masyarakat diimbau tidak perlu kuatir mengalami kelangkaan BBM dan elpiji maupun terjadi gejolak harga akibat adanya permainan dari spekulan.
”Kalau memang ada pangkalan yang menjual elpiji di atas dari HET, kami akan langsung tindak tegas. Bahkan, kami akan langsung mencabut izin pangkalannya. Kami juga berharap kepada para pengecer elpiji agar tidak sampai memanfaatkan momen bulan Ramadan dan Idul Fitri untuk mengeruk keuntungan sebesar-besarnya. Marilah berjualan secara baik dan hindarkan dari praktik-praktik yang bisa merugikan masyarakat lainnya,” ujar Tengku. (mir)
Antisipasi Lonjakan Permintaan
×

