MAKASSAR , BKM –Pemahaman tentang etika berlalu lintas akan segera dimasukkan ke dalam kurikulum sekolah. Hal ini dilakukan mengingat semakin banyaknya anak sekolah khususnya para siswa kelas SMP dan SMA yang menggunakan sepeda motor ke sekolah. Bahkan banyak kecelakaan lalu lintas yang dialami oleh anak-anak usia sekolah. Kecelakaan itu berawal dari terjadinya pelanggaran serta ugal-ugalan di jalan.
Menyikapi hal itu, Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto menginstruksikan Dinas Pendidikan untuk memasukkan materi terkait tertib dalam berlalu lintas dalam muatan pelajaran di sekolah.
Menurut orang nomor satu Makassar itu, materi terkait tertib lalu lintas sangat penting untuk dimasukkan dalam pembelajaran di sekolah karena menyangkut keamanan dan keselamatan berkendara.
Selain itu, pengetahuan terkait kesadaran berlalu lintas perlu diajarkan sejak dini di sekolah untuk membentuk karakter yang baik, sopan di jalan dan patuh dalam menjalankan aturan atau rambu-rambu lalu lintas.
“Saya minta ini dimasukkan dalam kurikulum sekolah. Ini sangat penting,” jelas Danny, di Rumah Jabatan Wali Kota Makassar, Jalan Penghibur, Kamis (11/1).
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Makassar, Muhyiddin Mustakim mengaku akan segera menindaklanjuti instruksi tersebut. Langkah awal dengan membuat perjanjian kerja sama (PKS) dengan pihak Polrestabes Makassar.
Selanjutnya, materi terkait tertib berlalu lintas akan dimasukan ke kurikulum pengajaran. Nantinya akan disematkan di mata pelajaran Pancasila.
“Itulah enaknya karena sekarang kita menggunakan kurikulum merdeka belajar. Bisa langsung kita aplikasikan di tahun ajaran ini, semester ini,” ungkap Muhyiddin saat ditemui kemarin.
Lebih jauh dikemukakan, nantinya Disdik berkolaborasi dengan Polrestabes Makassar ke sekolah-sekolah memberikan materi terkait tertib berlalu lintas.
“Jadi nanti modelnya, kami bersama Kapolres akan membuat inovasi tentang bagaimana tertib berlalu lintas. Tapi itu nanti akan menggunakan nama konten lokal,” imbuhnya.
Selain itu, pihaknya juga akan membuat event dengan tema tertib berlalu lintas yang akan menjadi bagian dari pendidikan informal untuk anak sekolah.(rhm)

