MAKASSAR, BKM — Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto melakukan ground breaking atau pemancangan tiang pertama sebagai simbol pengerjaan revitalisasi Lapangan Karebosi resmi dilaksanakan. Ground breaking dilaksanakan pada Senin (5/2), disaksikan unsur Forkopimda Kota Makassar, KONI Makassar, dan sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Wali Kota mengatakan, revitalisasi Karebosi adalah salah satu dari bagian program strategis Pemkot Makassar yang mendapat pendampingan langsung dari aparat penegak hukum (APH). Orang nomor satu Makassar itu mengatakan, ada sejumlah fasilitas olahraga yang akan dibangun. Diantaranya, jogging track hingga lapangan sepakbola.
Rencananya, ada dua lapangan sepakbola berstandar internasional yang akan dibangun. Selain itu, ada empat lapangan kecil yang bisa digunakan untuk mini soccer. Lapangan sepakbola dan mini soccer akan dilengkapi dengan rumput sintetis.
Tak sekadar memperbaiki sarana olahraga, revitalisasi ini juga dilengkapi dengan fasilitas pendukung lainnya yang dapat dinikmati selama 24 jam. Seperti toilet umum yang bagus, musala, hingga fasilitas loker bagi masyarakat yang ingin berolahraga namun punya barang yang harus disimpan. Semua fasilitas olah raga yang akan dibangun di Lapangan Karebosi tersebut nantinya bisa digunakan secara gratis oleh warga Makassar.
Danny mengaku menjadi salah satu dari bagian yang mendesain lapangan yang sudah menjadi ikon Makassar tersebut. Nantinya, di kawasan Karebosi juga akan dihadirkan kawasan kuliner yang menawarkan berbagai kuliner khas Makassar.
Dia menekankan, sarana olahraga yang akan dihadirkan ini juga dibuat agar ramah terhadap penyandang disabilitas.
Walaupun dilakukan revitalisasi, namun Danny menjamin makam Tujua yang ada di kawasan Karebosi dan masuk sebagai peninggalan sejarah tetap terjaga.
Karena terbuka untuk umum, siapa saja bisa menggunakan fasilitas lapangan yang disiapkan, maka tidak menutup kemungkinan PSM juga menggunakannya untuk tempat berlatih. “Masyarakat umum bisa gunakan. Kalau yang lain bisa, justru PSM kita persilakan. Kalau PSM mau latihan di sini. Masyarakat pasti senang bisa melihat secara langsung PSM latihan di sini,” papar Danny.
Pelaksana proyek revitalisasi Lapangan Karebosi, Gigih Tohar Pribadi Tri Anindito Putra menjelaskan, untuk tahap awal, pekerjaan yang akan dilaksanakan adalah membuat konstruksi floating jogging track (konstruksi jogging track melayang).
Gigih mengatakan, pihaknya menggunakan teknologi HSPD (hydraulic static pile driver) untuk melakukan pemancangan. Teknologi ini tidak menimbulkan getaran yang besar sehingga tidak mengganggu aktivitas di sekeliling proyek. Termasuk di area Karebosi Link yang dijadikan salah satu pusat perdagangan.
“Kemampuannya sampai 120 ton, diarahkan tidak ada getaran. Pedagang di Karebosi Link masih bisa beraktivitas. Tidak terganggu oleh getaran,” ungkap Gigih.
Sesuai kontrak, proses pengerjaan berjalan selama 364 hari, mulai dihitung saat penandatanganan kontrak. Anggaran yang disiapkan untuk revitalisasi Karebosi Link sebesar Rp63,4 miliar yang bersumber dari APBD Kota Makassar tahun 2024.
Sementara, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Makassar Andi Tenri Lengka menyampaikan kontruksi proyek Revitalisasi Lapangan Karebosi dikerjakan oleh PT Arkindo. “Kita berharap Revitalisasi Lapangan Karebosi sesuai dengan perencanaannya berdaya guna dengan baik, serta bermanfaat bagi masyarakat Sulsel, khususnya Kota Makassar,” kata Andi Engka. (rhm)

