MAKASSAR, BKM–Legislator Partai Keadilan Sejahtera (PKS) selaku Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Selatan Muzayyin Arif telah menerima tim seleksi (Timsel) calon Anggota Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) melalui Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfo-SP) Provinsi Sulawesi Selatan, diruang kerjanya, Senin (4/3).
Timsel dalam hal ini Perwakilan Pemprov Sulsel, Diskominfo-SP menyerahkan 21 nama calon Anggota komisioner KPID ke DPRD Sulsel untuk dilakukan fit and propertest.
“Alhamdulillah, Timsel lewat Diskominfo-SP Sulsel telah menyerahkan nama-nama calon KPID ke DPRD Sulsel. Untuk tindak lanjut uji kepatutan dan kelayakan di komisi A DPRD Sulsel,” kata Muzayyin.
Politisi PKS itu mengatakan, jadwal fit and propertest sendiri akan dilakukan setelah pihak pimpinan dewan bersama komisi A DPRD Sulsel melakukan pertemuan untuk pembahasan mekanisme kelanjutan.
“Minta disposisi dari ketua DPRD untuk diteruskan ke Komisi A. Waktunya secepatnya, karena dalam waktu dekat. (Mungkin hari ini) sudah akan sampai ke ketua DPRD,” jelasnya.
Lanjut dia, hari ini secara resmi dirinya atas nama pimpinan DPRD menerima berkas berkas hasil seleksi Timsel terkait penjaringan calon komisioner KPID.
“Sesuai dengan mekanisme yang berlaku, hasil seleksi Timsel ini akan kami tindak lanjuti dalam bentuk kegiatan fit and proper di komisi A. Teknisnya nanti InsyaaAllah setelah hari ini saya akan,” tuturnya.
Menurutnya, dari 21 nama itu akan dilakukan uji kepatutan dan kelayakan di DPRD yang nantinya menghasilkan 7 nama selanjutnya disampikan ke Pemprov Sulsel.
“Seleksi ini 3 kali kebutuhan. Karena kebutuhannya ada 7 maka di persyaratan itu adalah 3 kali dari 7 itu. Karena total ini ada 21 nama,” terangnya.
“DPRD nanti menentukan 7 nama ini lewat fit and proper. Jadi 7 nama ini nanti akan dihasilkan oleh fit and propertest yang terjadi di DPRD. Akan berlangsung di komisi A,” tambah dia.
Dia mengakui dari 21 nama itu ada nama-nama calon petahana yang menjadi rekomendasi dari Timsel, sehingga bersaing dengan beberapa wajah baru yang mengincar 7 kursi di KPID Sulsel.
“Ya, (ada petahana) komisioner yang berlaku itu otomatis masuk dalam 21 nama yang kami fit and proper,” sebutnya.
Ditambahkan, dalam seleksi di DPRD nantinya, melihat dari 21 nama ini siapa yang terbaik yang memiliki visi, rencana kegiatan, rencana program yang terbaik untuk membawa KPID ini menjadi lembaga yang terpercaya, kredibel, dan bisa mencerdaskan masyarakat Sulawesi Selatan.
“Uji kompetensi nantinya. Lebih pada dinamika di internal memajukan KPID kedepan. Lebih ke itu aja, kondisi-kondisi teknisnya,” tukasnya.
Kepala Dinas Kominfo-SP Sulsel, Andi Winarno Eka Putra mengatakan, pihaknya menyerahjan nama-nama calon KPID untuk proses lanjutan. “Agenda ini, penyerahan rekomendasi pansel KPID. Kami serahkan ada 21 nama,” katanya.
Ia berharap seleksi di DPRD nantinya menghasilkan komisioner yang profesional. Tujuanya mengawasi penyiaran di Sulsel serta menjalankan tugas yang diatur dalam pengawasan penyiaran. (rif)

