MAROS, BKM — Bupati Maros HAS Chaidir Syam bersama Forkopimda melakukan sidak di Pasar Tramo, Kamis (4/4). Hasilnya, ditemukan beberapa komoditas yang mengalami kenaikan. Diantaranya cabai rawit, cabai keriting, dan lombok besar.
Berdasarkan hasil pantauan, untuk harga cabai rawit naik sebesar Rp10 ribu. Sebelumnya, harga cabai rawit hanya Rp30 ribu/kg, sekarang naik menjadi Rp40 ribu/kg “Cabai keriting juga ada kenaikan, dari harga Rp30 ribu menjadi Rp40 ribu. Namun untuk cabai besar harganya tetap normal,” ujar Chaidir Syam.
Diakui Chaidir, kenaikan harga di pasaran, selain dipicu karena kebutuhan masyarakat menjelang lebaran, juga dampak peralihan cuaca. “Untuk cabai rawit di Tanralili sekarang tidak ada stok, sedangkan permintaan semakin naik,” katanya.
Sementara untuk harga beras saat ini mengalami penurunan. “Harga beras justru turun. Dari harga Rp18 ribu/kg menjadi Rp17 ribu/kg. Karena saat ini petani sudah mulai panen,” imbuhnya.
Merespons hasil peninjauaan lapangan, mantanketua DPRD Maros ini mengaku akan melaksanakan operasi pasar. “Kami akan lakukan pangan murah di beberapa titik, seperti di Dinas Pertanian untuk olahan daging dan Jumat besok akan diadakan di Lapangan Pallantikang,” sebutnya.
Selain itu, Chaidir dia juga menjalin kerja sama dengan Bulog untuk menjaga kestabilan harga beras dan gula. Saat ini ketersediaan beras di Maros bisa mencukupi hingga 3- 4 bulan.
Sidak kali ini juga melakukan pemeriksaan kesehatan daging. “Para pedagang harus menjual daging yang aman untuk dikonsumsi masyarakat dan tidak mengandung boraks,” tandasnya. (ari/c)

