MAKASSAR, BKM–Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Makassar akan membuka pendaftaran dan penjaringan untuk bakal calon wali kota dan wakil wali kota.
Hal ini disampaikan, Ketua Penjaringan yang juga Anggota DPRD Makassar, Hasanuddin Leo yang mengatakan keputusan untuk membuka pendaftaran akan dilakukan terbuka bagi internal diluar partai.
Bahkan, direncanakan pendaftaran bakal calon yang bakal di usung PAN akan dimulai 6 Mei 2024, pukul 10.00.wita hingga 16.00.wita, di Sekretariat DPD PAN Kota Makassar, Jalan Abdullah Dg Sirua.
“Pendaftaran dan penjaringan bakal calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota ini terbuka untuk umum. Jadi siapapun yang berkompeten boleh mendaftar, tidak hanya kader, di luar kader seperti masyarakat dan kader partai lain juga bisa mendaftar,” ungkapnya, Minggu (5/5).
Menurutnya, saat ini Tim Pilwali Makassar yang telah terbentuk, bertugas dan bertanggung jawab dalam melakukan penjaringan bakal calon.
Ini sesuai dengan amanat DPP PAN yang menginstruksikan kepada DPW dan DPD PAN Seluruh Indonesia untuk membentuk Tim Pilwali.
“Setelah melakukan penjaringan, PAN Makassar akan mengusulkan nama-nama yang telah mendaftar untuk selanjutnya diserahkan ke DPP PAN melalui DPW PAN Sulsel,”tuturnya.
Sebelumnya, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat juga telah membukan pendaftaran, Jumat (3/5).
Ketua DPC Partai Demokrat Kota Makassar Adi Rasyid Ali (ARA) menjadi pendaftar pertama bakal calon Wali Kota Makassar.
ARA diterima Ketua Desk Pilkada Demokrat Kota Makassar Fatma Wahyudin, Ray Suryadi, serta Faisal Ibnu Ketua Bappilu Demokrat Kota Makassar.
Usai mendaftar, Adi Rasyid Ali (ARA) menjelaskan bahwa ada agenda besar yang dilaksanakan Partai Demokrat Makassar.
Yakni, syukuran Sekretariat DPC Demokrat Kota Makassar terkhusus Desk Pilkada, pendaftaran sebagai bakal calon Wali Kota Makassar. “Serta ulang tahun saya memang bertepatan hari ini,” katanya.
Wakil Ketua DPRD Kota Makassar ini menambahkan, DPC Partai Demokrat membuka pendaftaran bakal calon secara transparan berdasarkan peraturan organisasi. Sekali pun dirinya dipastikan ikut bertarung.
Meski kursi Partai Demokrat di DPRD Kota Makassar tersisa tiga kursi, namun ARA optimistis bisa maju di Pilwali Kota Makassar.
“Demokrat tiga kursi. Saya sampaikan bahwa Pak Danny Pomanto pertama kali maju di Pilwalkot tanpa ada kursi. Tapi dia bisa dapat. Sementara saya dengan modal tiga kursi, tentu sudah membangun komunikasi dengan satu atau dua partai politik lain,” katanya.
“Kami pernah enam kursi dan sekarang tiga kursi. Saya tau Pemilu kali ini kami dapat arisannya. Tapi tentu saja, Pileg dan Pilkada sangat jauh berbeda. Makanya sebagai kader saya sangat siap asalkan dapat kendaraan politik,” sambung ARA. (Ita-jun/rif)

