pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Tinggal Amri, Azhar dan Muhammad Surya Yang Serius

MAKASSAR, BKM–Keseriusan pimpinan partai politik (Parpol) Tingkat provinsi Sulawesi Selatan untuk ikut meramaikan kontestasi pemilihan wali kota (Pilwali) terus dibuktikan.
Setidaknya tiga dari empat ketua Parpol Provinsi yang mendaftar dan mengambil formulir sebagai bakal calon wali kota dan wakil wali kota Makassar seperti Amri Arsyid dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Azhar Arsyad dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) serta Muhammad Surya dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Sementara Imam Fauzan dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) belum mengambil formulir.
Ketua Dewan Pimpinan DPW PKS Sulsel, Muh Amri Arsyad telah mengambil formulir di Dewan Pengurus Cabang (DPC) PKB Makassar, Jl Hertasning, Senin (13/5) petang.

Amri Arsyid tercatat sebagai kandidat ke tujuh yang mendaftar di PKB Makassar setelah Munafri Arifuddin alias Appi dari Partai Golkar, Abdul Rahman Bando (Mantan Kadis Pendidikan Pemkot Makassar), Andi Seto Gadhista Asapa (Mantan Bupati Sinjai), Indira Jusuf Ismail (Istri Wali Kota Makassar Ramdhan Pomanto), H Nasrun (Mantan Lurah Sambung Jawa), Adi Rasyid Ali (Ketua DPC Demokrat Makassar).
Kedatangan Amri Arsyid datang didampingi pengurus dan keluarga.
“Kedatangan kami bukan sebagai kebetulan tetapi tidak sekedar daftar dan kembalikan formulir tetapi bagi saya sampai daftar (calon wali kota). Saya datang langsung kesini tidak diwakili (LO), adalah bagian dari wujud bertanggungjawab bahwa kalau saya mau maju saya hadir. Tidak hanya dikenal lewat bilboard, spanduk. Nanti ditanyain di pusat (PKB) yang nerima bagaimana ini orangnya,” ucapnya terseyum.
“Paling tidak kenal wajah, gesture. Insya Allah tahapan di PKB saya siap lakukan, sama halnya saya lakukan juga pendaftaran di wilayah (PKS),” sambungnya.

Ia juga mengaku memiliki hubungan baik dan terjaga dengan pengurus wilayah PKB Sulsel sehingga optimis dapat menjadi modal baik dalam melanjutkan ke tahapan selanjutnya.
“Komunikasi saya dengan Pak Azhar (Ketua PKB Sulsel) baik. Saya tidak mau gunakan jalur yang tak prosedural, jadi saya kesini daftar. Mudah-mudahan ini jalan Allah dan kebaikan bersama seperti di pilpres,” tuturnya.
Dirinya menilai Makassar ini adalah barometer Sulsel, sehingga ketika berhasil membawa Makassar lebih baik akan menjadi tolak ukur untuk Sulsel.
Alasan mendaftar di PKB Makassar, Amri beralasan karena telah memiliki chemistry setelah bersama sebagai koalisi mengusung Anies Baswedan – Muhaimin Iskandar (AMIN) di Pilpres lalu.

“Terlepas kalah ataupun menang, kita sudah saling kenal dan mau lebih kenal dan akrab. Karena PKS dan PKB menjanjiakan kemenangan,” tutupnya.
Sekretaris DPC PKB Makassar Andi Makmur Burhanuddin yang didampingi Ketua Desk Pilkda PKB Makassar H. Sikki Rudding menambahkan bila DPC hanya menerima dan meneruskan ke tingkat wilayah dan pusat. “Tugas kami menerima dan meneruskan ke DPP. Jadi PKB cukup diminati dan kandidat kami melakukan komunikasi yang intens kepada calon lainnya,” katanya.
PKB juga tengah menggandeng 14 lembaga survei untuk dilakukan simulasi survei untuk Makassar.
“Ada instruksi DPP melakukan survei dan kami ada 14 lembaga survei salahsatunya LSI Denny JA yang nanti akan disimulasikan pasangan dan menjadi pertimbangan mengusung,” kata Andi Makmur.
Diketahui untuk maju mendaftar di KPU, calon kepala daerah Makassar minimal memiliki 10 kursi di DPRD. Untuk PKB Makassar mengantongi 5 kursi sementara PKS mendapat 6 kursi. (rif)



×


Tinggal Amri, Azhar dan Muhammad Surya Yang Serius

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link