MAKASSAR, BKM–Pemerintah Kota Makassar tengah menggenjot draft Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) 2024.
Pemkot mengupayakan agar draft RAPBD-P itu sudah bisa dibahas di DPRD Kota Makassar secepat mungkin.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Makassar, Andi Zulkifli Nanda menerangkan draft RAPBD-P sudah diajukan ke Pemprov Sulsel pekan lalu untuk proses asistensi.
Selain itu, juga sudah diajukan untuk proses review di Inspektorat.
“Sudah ada beberapa asistensi, sudah ada perubahan baik dari Bab 1, 3, dan 5 dari RKPD perubahan itu sendiri sementara kami perbaiki,” ungkap lelaki yang akrab disapa Zul itu saat diwawancara di kediaman pribadi Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan ‘Danny’ Pomanto, Senin (29/7).
Jika proses penyusunan draft APBD rampung sesuai mekanisme dan jadwal yang telah ditentukan, diperkirakan awal Agustus sudah bisa dibahas.
“Pembahasannya mudah-mudahan sudah bisa dilakukan minggu depan, jadi awal bulan sudah bisa masuk dalam pembahasa perubahan,” kata mantan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PM PTSP) Kota Makassar itu.
APBD Perubahan Kota Makassar diproyeksikan berada pada angka Rp5 hingga Rp5,2 triliun.
Ada rasionalisasi anggaran yang dilakukan Pemkot Makassar sekitar Rp600 miliaran. Itu untuk mengakomodir pembangunan infrastruktur jalan ke Stadion Sudiang sebesar Rp200 miliar lebih, motor tiga roda listrik pengangkut sampah sekitar Rp100 miliar lebih, dan pengadaan panel surya sekitar Rp200 miliar lebih.
Anggaran untuk membiaya tiga program strategis Wali Kota Makassar itu diambil dari hasil rasionalisasi belanja di sejumlah OPD.
“Kita sudah kordinasi dengan bagian Pengadaan Barang dan Jasa atau PBJ, terkait program yang kemungkinan tidak bisa dilaksanakan OPD, sehingga (anggarannya) kita tarik,” imbuh Zul. (rhm)

