MAKASSAR, BKM — Hingga Juni 2024, Bank BTPN memiliki hampir 500 kantor dan ATM yang melayani hampir 6 juta nasabah. Sementara BTPN Syariah memiliki sekitar 1.600 kantor, ATM, dan mobile marketing syariah.
Hal ini memungkinkan Bank BTPN untuk lebih dekat dan memahami kebutuhan nasabah. Di samping itu, OTO Group melayani nasabah pembiayaan melalui 417 kantor OTO dan SOF per akhir Juni 2024.
Demikian antara lain disampaikan Andrie Darusman, Communications and Daya Head Bank BTPN didampingi Yusri Asri, Regional Head Indonesia Bagian Timur Bank BTPN, saat menggelar ramah tamah bersama media di Makassar, Rabu (21/8).
Andrie mengatakan, di tengah tantangan ekonomi, Bank BTPN terus mengembangkan layanan keuangan yang komprehensif, inovatif, dan berfokus pada keberlanjutan, hingga mencetak kinerja positif sepanjang Januari hingga Juni 2024.
”Aset Bank BTPN tumbuh 22 persen year on year (yoy) menjadi Rp235,8 triliun dan total penyaluran kredit meningkat 19 persen yoy menjadi Rp176,2 triliun. Akuisisi Bank BTPN terhadap OTO Group berperan besar terhadap pertumbuhan kredit dan aset. Penyaluran kredit melalui OTO Group digunakan untuk mendukung mobilitas masyarakat Indonesia secara luas,” jelas Andrie.
Untuk pendapatan bunga bersih, tambah Andrie, juga mengalami kenaikan sebesar 17 persen secara tahunan menjadi hampir Rp7,0 triliun, dengan Net Interest Margin (NIM) naik menjadi 6,41 persen di tengah kondisi suku bunga yang masih tinggi.
”Ini membuktikan upaya dan inovasi Bank BTPN dalam menghadapi tantangan ekonomi dan mendorong pertumbuhan signifikan,” katanya.
Pada kesempatan tersebut, Andrie juga mengungkapkan kalau Bank BTPN secara konsisten membawa pertumbuhan yang berarti bagi seluruh lapisan masyarakat di Indonesia. Yakni dengan melalui solusi keuangan berkelanjutan dan inisiatif untuk mencapai target emisi nol bersih.
Hingga akhir Juni 2024, Bank BTPN telah mengucurkan pembiayaan berkelanjutan sebesar Rp16,33 triliun. Penyaluran ini mencakup investasi hijau, pinjaman hijau, dan pendanaan terhadap UMKM.
”Bank BTPN bersama SMBC dan bersama beberapa bank lainnya, memberikan kredit sindikasi senilai USD450 juta kepada PT IMG Sejahtera Langgeng (IMGSL), anak usaha Indomobil Group, untuk mendukung pengembangan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia.
Sementara itu, Yusri Asri, Regional Head Indonesia Bagian Timur Bank BTPN, mengatakan, khusus di wilayah Makassar dan Provinsi Sulawesi Selatan, Bank BTPN memberikan kesempatan kepada nasabah untuk dapat mengakses Telekonsultasi via WhatsApp secara gratis untuk menikmati layanan kesehatan yang lebih praktis.
Sebanyak 15 nasabah telah memanfaatkan layanan Telekonsultasi di wilayah Makassar dan provinsi Sulawesi Selatan sepanjang Januari-Juni 2024.
”Bank BTPN secara aktif berkolaborasi dengan para ahli untuk menyelenggarakan seminar online tentang kesehatan dengan total 1.185 peserta melalui 36 aktivitas di wilayah Makassar dan Provinsi Sulawesi Selatan sepanjang Januari sampai Juni 2024,” tutup Yusri. (mir)

