MAKASSAR, BKM–Bakal pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Makassar Indira Yusuf Ismail – Ilham Ari Fauzi dituding bagi-bagi sembako ke masyarakat.
Aksi bagi-bagi sembako tersebut dinilai bentuk sogokan atau money politik agar masyarakat memilih pasangan dengan tagline INinnawa.
Sebuah foto viral di media sosial dan mendampat tanggapan, baik negatif maupun positif.
Tudingan itu dibantah keras Ketua Tim ININNAWA, Harun Al Rasyid.
Harun Al Rasyid mengatakan, pembagian sembako itu merupakan bentuk kepedulian Tim iNinnawa yang selama beberapa bulan terakhir ikut aktif dalam membentuk kerja-kerja tim.
“Sangat lucu jika ada yang beranggapan ini adalah sogokan atau money politik untuk memilih pasangan Indira – Yusuf. Sembako ini buat anggota Tim Ininnawa yang telah membantu pergerakan tim selama beberapa bulan terakhir,”tegas Harun.
Dia menambahkan, dalam paket yang diserahkan itu sama sekali tidak ada ajakan untuk memilih pasangan Indira – Yusuf. Baik dalam bentuk tulisan maupun arahan lisan. Hal ini semata-mata merupakan bentuk kepedulian Tim iNinnawa terhadap anggotanya.
“Tidak ada tulisan yang tertera di paket tersebut untuk memilih pasangan Indira – Ilham. Tidak ada arahan lisan yang mengarah ke hal-hal yang melanggaran aturan Pilwali. Jadi sangat disayangkan jika ada individu atau kelompok yang mempersoalkan ini,” ungkapnya, Senin (2/8).
Ketua Tim iNinnawa yakin bahwa warga Makassar, khususnya wajib pilih, sudah cerdas memilah informasi mana yang benar dan mana yang tidak benar. Terlebih lagi saat ini belum masuk tahapan penetapan calon wali kota dan wakil wali kota. Sehingga tidak bisa dikategorikan sebagai bentuk pelanggaran.
“Warga Makassar sudah cerdas. Tidak gampang terprovokasi dengan hal-hal yang tidak benar,”kuncinya. (rhm/rif)

