MAKASSAR, BKM — Aksi begal kembali terjadi. Kali ini dialami seorang pegawai kantor Notaris bernama Enjel (19), warga BTN Mutiara Permai, Kabupaten Gowa.
Gadis muda ini dibegal saat berboncengan dengan rekannya bernama Bani (19), warga Jl Baji Dakka di ruas Jl Cendrawasih, tepatnya di depan Grand Mode, Minggu (26/6) sekitar pukul 12.15 Wita.
Korban ditemui di Polsek Mamajang usai melapor mengaku, saat itu ia bersama Beni berencana beli coto di Jl Gagak. Korban baru saja pulang dari Mall Panakkukang dan melintas di Jl Cendrawasih.
“Saya mau beli coto di Jl Gagak pak, tiba-tiba di Cendrawasih kami dipepet dua orang naik motor. Tas saya mau dirampas, tapi karena saya bertahan, satu pelaku langsung mengeluarkan parang dan menyerang saya,” ungkap Enjel.
Akibat peristiwa ini, korban mengalami luka sabetan di bagian lengan kanannya. Enjel pun mengaku kehilangan tas miliknya berisikan, 2 buah ponsel, masing-masing merek Black Berry Dakota serta Nokia Comunicoter, uang tunai Rp 500 ribu serta dokumen penting lain milik korban.
Korban mengatakan, saat peristiwa terjadi beberapa orang warga sempat menyaksikan. Mereka sempat pula melakukan pengejaran, namun pelaku lebih dulu melarikan diri menggunakan sepeda motor.
“Sempat ji warga kesar ki pak. Tapi pelaku sudah balap kabur. Pelakunya naik motor Honda Beat warna putih, saya tidak perhatikan plat nomornya,” kata Enjel.
Adapun ciri-ciri salah satu pelaku, sebut korban, yakni mata sipit berjaket bahan parasut dan celana jeans pendek.
Korban yang setiap harinya bekerja di Kantor Rasida Usman Jl Pao Pao itu lansung dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara oleh rekannya. Setelah mendapat perawatan, korban langsung melapor ke Polsek Mamajang.
Sementara itu Kapolsek, AKP Jamal Fathur Rahman mengatakan, pihaknya telah mengantongi ciri-ciri pelaku dan masih melakukan pengejaran.
“Kami sudah terima laporan korban. Ciri-ciri pelaku sudah kita kantongi, anggota masih melakukan pengejaran,” kata Jamal. (ish-ril)
Pegawai Notaris Dibegal, Lengan Kanan Disabet Parang
×

