MAKASSAR, BKM — Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Selatan Andi Rachmatika Dewi mengemukakan bahwa pihaknya segera menggelar rapat paripurna penetapan gubernur dan wakil gubernur terpilih. “Insyaallah kita paripurnakan paling lambat Jumat malam atau hari Senin,” ujar Cicu –panggilan akrab Andi Rachmatika Dewi–, Kamis (6/2).
Cicu juga telah menerima hasil pleno dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulsel, kemarin. Ketua KPU Sulsel Hasbullah menyerahkan hasil pleno ke pimpinan DPRD Sulsel dan diterima oleh Cicu disaksikan tiga wakil ketua yakni Rahman Pina, Fauzi Andi Wawo, dan Sufriadi Arif.
Sehari sebelumnya, Rabu malam (5/1), Cicu menghadiri rapat pleno terbuka penetapan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur terpilih provinsi sulawesi selatan tahun 2024 Andi Sudirman Sulaiman-Fatmawati Rusdi (Andalan Hati) yang digelar KPU Sulsel di Hotel Claro Makassar.
Menurut Cicu, setelah penetapan calon gubernur dan wakil gubernur terpilih yang dilaksanakan oleh KPU Provinsi Sulawesi Selatan, maka berikutnya adalah pleno di DPRD. “Setelah KPU menetapkan calon gubernur terpilih maka akan diserahkan hasilnya kepada kami di DPRD Provinsi Sulawesi Selatan. Selanjutnya kami akan proses untuk diparipurnakan, dan selanjutnya dikirim ke kementerian dan diproses untuk ikut pelantikan,” jelas politisi Partai Nasdem ini.
Dirinya berharap bahwa segala tahapan dan prosesnya semuanya bisa berjalan dengan lancar, sehingga Sulawesi Selatan bisa memiliki gubernur dan wakil gubernur yang definitif yang tentu akan memperjuangkan program-program yang pro kepada masyarakat dan bagian dari visi misi mereka pada saat kampanye dulu.
“Sekarang ini kita berharap prosesnya lancar dulu sampai di pelantikan. Setelah itu tentu akan ada pembahasan-pembahasan berikutnya untuk sinkronisasi antara program prioritas Andalan Hati untuk bisa dikonversi di APBD kita, supaya bisa segera terasa di masyarakat apa yang menjadi visi misi mereka,” harapnya.
Pada pleno KPU, calon gubernur Sulsel terpilih Andi Sudirman Sulaiman (ASS) membocorkan isi percakapannya dengan rivalnya Mohammad Ramdhan (Danny) Pomanto usai putusan Mahkamah Konstitusi (MK).
ASS mengaku telah mengetahui Danny Pomanto tidak sempat hadir dalam pleno penetapan, sebab ia sudah melakukan komunikasi sebelumnya.
“Kami sampaikan, memang paslon nomor urut satu tidak hadir. Kami tadi sudah telepon-teleponan. Beliau (Danny Pomanto) WA saya juga, memberikan doa dan juga siap selalu mendukung. Beliau itu senior saya juga, jadi saya begitu lihat WA-nya saya telepon balik,” ujar ASS.
“Kenapaki, Kak? Nabilang selamat, pengumuman MK. Saya minta dukungan saja, support. Pokoknya kami tetap (saling support),” sebut ASS mengulang percakapannya dengan Danny Pomanto.
Lebih jauh ASS mengatakan, kemenangan bukan hanya milik dirinya dan Fatmawati serta para relawan pendukung, tapi milik semua warga Sulsel dan sudah takdir dari Allah Swt. Ia pun memohon dukungan dari semua pihak.
“Kami memohon dukungan dari semua, terutama dari Forkopimda, pimpinan DPRD, kejaksaan, kepolisian. Kita ini hanya sifatnya berpikir bahwa waktu tertentu saja,” ujar ASS.
Sebelumnya, Ketua KPU Sulsel Hasbullah membacakan penetapan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Sulsel terpilih hasil pilgub 2024. “Menetapkan pasangan calon yang memperoleh suara terbanyak ditetapkan sebagai pasangan calon terpilih, yaitu calon gubernur Andi Sudirman Sulaiman dan calon wakil gubernur Fatmawati Rusdi dengan perolehan suara sah 3.014.255 atau 65,32 persen, jumlah seluruh suara sah 4.614.284,” sebut Hasbullah.
Sebelumnya, MK memutuskan perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) pilgub Sulsel dengan nomor perkara 257/PHPU.GUB-XXIII/2025 menolak gugatan paslon nomor urut satu Moh Ramdhan Pomanto-Azhar Arsyad (DIA).
“Amar putusan, mengadili dalam eksepsi satu mengabulkan eksepsi termohon dan eksepsi pihak terkait berkenaan dengan kedudukan hukum pemohon,” kata Ketua MK Suhartoyo dalam sidang putusan, Selasa (4/2).
23 Paslon Asal Sulsel
Sebanyak 23 pasangan calon (paslon) kepala daerah dan wakil kepala daerah dari Sulsel akan dilantik Presiden Prabowo Subianto pada 20 Februari 2025. Hanya dua daerah ditunda pelantikannya, yakni Kota Palopo dan Kabupaten Jeneponto.
Gugatan pilkada Jeneponto diterima MK dengan perkara nomor 232/PHPU.BUP-XXIII/2025, KPU Jeneponto selaku termohon atau digugat. Paslon Muhammad Sarif-Moch Noer Alim Qalby mengajukan sengketa hasil pilkada dengan mendalilkan bahwa selisih perolehan suara mereka dengan paslon nomor urut dua, Paris Yasir-Islam Iskandar sebagai pihak terkait, disebabkan oleh ketidakpatuhan KPU Jeneponto terhadap rekomendasi Panwas Kecamatan untuk melaksanakan pemungutan suara ulang (PSU), rekomendasi tersebut yang tidak dilaksanakan termohon telah merugikan perolehan suaranya.
Sehari sebelumnya, MK juga menerima gugatan pilwali Palopo, sehingga dua daerah ini akan lanjut sidang ke tahap pembuktian yang dijadwalkan 7-17 Februari 2025.
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengumumkan bahwa pelantikan kepala daerah nonsengketa MK akan serentak 20 Februari.Pemilihan tanggal tersebut telah disepakati Presiden Prabowo Subianto setelah jadwal semula pada 6 Februari dibatalkan, menyusul perubahan jadwal putusan dismissal di MK.
Kepala daerah yang akan dilantik adalah kepala daerah terpilih tanpa sengketa di MK maupun yang bersengketa, tetapi sudah menempuh putusan dismissal. (jun)
23 Kepala Daerah Dilantik 20 Februari
-Gubernur-Wagub Sulsel Sulsel Andi Sudirman Sulaiman-Fatmawati Rusdi (3.014.255 suara atau 65,32 persen)
-Wali Kota-Wawali Makassar Munafri Arifuddin-Aliyah Mustika (319.112 suara atau 54,72 persen)
-Bupati-Wakil Bupati Pinrang Andi Irwan Hamid-Sudirman Bungi (102.723 suara atau 47,21 persen)
-Wali Kota-Wawali Parepare Tasming Hamid-Hermanto (38.423 suara atau 43,12 persen).
-Bupati-Wabup Gowa Husniah Talenrang-Darmawangsyah Muin (225.429 suara atau 53.60 persen)
-Bupati-Wabup Bantaeng Muhammad Fathul Fauzy Nurdin-Sahabuddin (69.036 suara 57,74 persen)
-Bupati-Wabup Sinjai Ratnawati Arif-Andi Mahyanto (64.735 suara)
-Bupati-Wabup Bone Andi Asman Sulaiman-Andi Akmal Pasluddin (199.954 suara atau 49,89 persen).
-Bupati-Wabup Wajo Andi Rosman-dr Baso Rahmanuddin (130.061 suara atau 60,92 persen).
-Bupati-Wabup Soppeng Suwardi Haseng-Selle Ks Dalle (80.266 suara atau 56,52 persen).
-Bupati-Wabup Maros Chaidir Syam-A Muetazim Mansyur (121.892 suara atau 64,01 persen).
-Bupati-Wabup Barru Andi Ina Kartika Sari-Abustan (47.765 suara atau 44,86 persen).
-Bupati-Wabup Sidrap Syaharuddin Alrif-Nurkanaah (113.390 suara atau 65,12 persen).
-Bupati-Wabup Enrekang Yusuf Ritangnga-Andi Tenri Liwang La Tinro (75.638 suara atau 56,32 persen).
-Bupati-Wabup Tana Toraja Zadrak Tombeg-Erianto Laso’ Paundanan (83.076 atau 62,13 persen).
-Bupati-Wabup Luwu Patahuddin-Muhammad Dhevy Bijak (97.775 suara atau 46,92 persen).
-Bupati-Wabup Luwu Utara Andi Abdullah Rahim-Jumail Mappile (73.716 suara atau 42,33 persen).
-Bupati-Wabup Luwu Timur Irwan Bachri Syam-Puspawati Husler (88.748 suara atau 51,74 persen).
-Bupati-Wabup Takalar Mohammad Firdaus Daeng Manye-Hengky Yasin (111.290 suara atau 70,77 persen).
-Bupati-Wabup Toraja Utara Frederik Victor Palimbong-Andrew Branch Silambi (68.422 atau 52,20 persen).
-Bupati-Wabup Bulukumba Andi Muchtar Ali Yusuf-A Edy Manaf (141.604 suara atau 63,65 persen)
-Bupati-Wabup Pangkep Muhammad Yusran Lalogau-Rahman Assagaf (105.497 suara atau 55,76 persen).
-Bupati-Wabup Kepulauan Selayar Muh Natsir Ali-Muhtar (42.505 suara atau 54,17 persen). (jun)

