pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

ARW: Saya Berharap MTQ Bisa Menjadi Inspirasi Bagi Kita Semua

IST BERI SAMBUTAN--Ketua DPD PDIP Sulsel Andi Ridwan Wittiri didampingi bendahara Dr Alimuddin memberikan sambutan pada penutupan MTQ ke-III yang diselenggarakan di Kantor DPD PDIP Sulsel, Jalan Gunung Bawakaraeng, Makassar, Minggu (16/3) malam.

MAKASSAR, BKM–Oranisasi sayap Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Baitul Muslimin Indonesia (Bamusi) Sulawesi Selatan telah menutup pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-III yang diselenggarakan di Kantor DPD PDIP Sulsel, Jalan Gunung Bawakaraeng, Kota Makassar, Minggu (16/3) malam.

Tahun ini, Bamusi PDIP Sulsel menggelar MTQ dengan dua kategori utama, yakni Hafidz-Hafidzah dan Qori-Qoriah.
Sementara itu, Sekretaris Bamusi Sulsel, Raiusul Jaiz, menyampaikan bahwa pelaksanaan MTQ telah berlangsung sejak 3 Maret hingga 14 Maret 2025, dengan penutupan pada 16 Maret 2025.
Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP Bidang Keagamaan dan Kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa, yang juga Duta Besar Indonesia untuk Tunisia, Zuhairi Misrawi, memberikan apresiasi tinggi terhadap penyelenggaraan MTQ ini.

Menurutnya, kegiatan ini merupakan langkah penting dalam menyiarkan nilai-nilai Islam di tengah masyarakat serta mencerminkan komitmen Bung Karno dalam membumikan ajaran Al-Qur’an.
“Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada DPD PDI Perjuangan Sulawesi Selatan. Ini adalah program yang sangat baik dan penting untuk mensyiarkan ‘Api Islam’ Bung Karno,” ujar Zuhairi dalam sambutannya saat menutup MTQ PDIP Sulsel.

Zuhairi menegaskan bahwa gagasan kebangsaan Bung Karno tidak hanya berlandaskan ideologi, tetapi juga bersumber dari nilai-nilai Al-Qur’an. Ia merujuk pada pemikiran Bung Karno dalam buku Di Bawah Bendera Revolusi, yang banyak menggali prinsip-prinsip Islam. “Pemikiran kebangsaan Bung Karno bersumber dari Al-Qur’an. Ini adalah bagian dari meneruskan perjuangan beliau,” tambahnya.
Ia pun berharap agar MTQ yang digelar PDIP Sulsel dapat menjadi program nasional di tahun-tahun mendatang.
“Tahun depan, saya ingin program ini menjadi nasional. Sesuai dengan ‘Api Islam’ Bung Karno, tugas kita adalah membumikan Al-Qur’an dan isinya, salah satunya dengan peduli kepada wong cilik,” tegas Zuhairi.
Zuhairi juga menambahkan bahwa Bamusi, sebagai organisasi sayap PDIP, didirikan oleh tokoh Sulsel, Prof Dr Hamkah Haq.

Ketua DPD PDIP Sulsel, Andi Ridwan Wittiri (ARW), mengungkapkan bahwa MTQ tahun ini diikuti utusan DPC PDIP dari 24 kabupaten/kota. Ia menegaskan bahwa MTQ bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga menjadi wadah memperkuat ukhuwah dan tali silaturahmi. “Saya berharap MTQ ini bisa menjadi inspirasi bagi kita semua,” ujar ARW.
ARW juga mengamini harapan Zuhairi agar MTQ dapat menjadi contoh bagi DPD PDIP di provinsi lain di Indonesia.
“Hari ini kita telah menyaksikan keindahan MTQ. Saya ingin mengucapkan selamat dan terima kasih kepada seluruh peserta. Bagi yang meraih juara, selamat! Dan bagi yang belum, jangan berkecil hati, karena pengalaman ini adalah bagian dari perjalanan menuju kesuksesan,” tuturnya.

Sebagai Anggota DPR RI, ARW juga mengungkapkan bahwa kegiatan MTQ ini mendapatkan apresiasi dari Zuhairi Misrawi. Bahkan, pelaksanaan MTQ ini akan dijadikan percontohan bagi DPD PDIP di seluruh Indonesia.
“DPD PDIP Sulsel yang pertama kali menggelar MTQ ini, dan nantinya akan menjadi prototype untuk dilaksanakan seluruh DPD PDIP se-Indonesia,” katanya.
ARW menambahkan bahwa MTQ ini menjadi wadah bagi generasi muda untuk semakin dekat dengan Al-Qur’an.
“Ini adalah upaya meningkatkan kecintaan terhadap Al-Qur’an, tidak hanya dalam membaca, tetapi juga memahami dan mengamalkannya,” imbuhnya. (jun/rif)



×


ARW: Saya Berharap MTQ Bisa Menjadi Inspirasi Bagi Kita Semua

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link